Matius 8:23-27

Senin, 02 November 2026

Ayat Hafalan

Amsal 3:6

Ayo Renungkan


Hari ini, Mike dan keluarganya pergi berwisata ke sebuah danau yang indah. Papa menyewa perahu kecil, dan Mike sangat gembira karena ini pertama kalinya ia naik perahu di tengah danau. Sambil mendayung, Papa mengajari Mike cara menikmati perjalanan tersebut. Namun, ketika tiba agak jauh dari daratan, tiba-tiba angin bertiup cukup kencang dan membuat perahu bergoyang. Mike mulai merasa takut dan membayangkan perahu mereka bisa terbalik. Mike lantas menangis dan menceritakan ketakutannya kepada Papa. Dengan lembut Papa merangkulnya dan berkata, "Tenang, Nak, Papa ada di sini bersamamu." Mendengar ucapan Papa dan merasakan pelukannya, perlahan-lahan rasa takut Mike mulai mereda.
Kisah yang dialami Mike ini mengingatkan kita pada peristiwa dalam bacaan Alkitab hari ini dari Matius 8:23–27. Waktu itu, badai besar tiba-tiba menerjang perahu yang sedang ditumpangi oleh Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya. Ombak besar menghantam perahu hingga airnya hampir masuk, membuat para murid merasa sangat ketakutan. Mereka segera membangunkan Yesus. Menghadapi kepanikan itu, Yesus tidak panik, melainkan bangkit dan menenangkan mereka dengan berkata, "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Kemudian, Yesus menegur angin dan danau, sehingga seketika itu juga badai reda dan danau menjadi sangat tenang. Sama seperti Mike yang merasa tenang karena ada Papanya, atau para murid yang diselamatkan oleh kuasa Yesus, kita juga dapat percaya bahwa Yesus selalu menyertai kita di saat-saat kita merasa takut. Kita mungkin sering merasa takut pada kegelapan, rasa cemas menghadapi ulangan di sekolah, atau kekhawatiran bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Amsal 3:5–6 mengajarkan kita untuk percaya kepada Tuhan dengan segenap hati dan tidak bersandar pada pengertian sendiri. Ketika rasa takut datang menyerang, kita bisa segera berdoa, mengingat firman Tuhan, dan menyerahkan semuanya kepada-Nya. Percaya kepada Yesus bukan berarti kita tidak pernah merasakan ketakutan sama sekali, melainkan kita belajar menghadapi dan melewati ketakutan itu bersama Dia yang berkuasa. Jadi, anak-anak, datanglah kepada Yesus dan percayalah bahwa Ia sanggup meredakan badai ketakutan di dalam hati kita serta memberikan damai sejahtera yang sejati. [YO]

Ayo Diskusi dengan Papa dan Mama

Apa hal atau situasi yang paling sering membuatmu merasa takut atau cemas ketika sedang sendirian?
Bagaimana cara kamu biasanya mengingatkan diri sendiri bahwa Tuhan Yesus selalu ada bersamamu saat kamu ketakutan?

Ayo Berdoa

Tuhan Yesus, ajar kami untuk selalu percaya kepada-Mu dan tidak dikuasai rasa takut, karena kami tahu Engkau selalu menyertai kami. Tolong kami untuk mengandalkan-Mu dalam setiap keadaan dan percaya bahwa Engkau sanggup meredakan badai ketakutan di hati kami. Amin.

Ayo Lakukan

Jika kamu merasa takut menghadapi suatu situasi, jangan dipendam sendiri. Lipat tanganmu, berdoa kepada Yesus, dan mintalah Ia meredakan rasa takut di hatimu.

Tahukah Kamu

Perahu kayu kuno yang mirip dengan zaman Yesus pernah ditemukan terkubur di dasar lumpur Danau Galilea pada tahun 1986 saat air danau sedang surut, dan perahu tersebut diperkirakan sudah ada sejak abad pertama Masehi!

Ayo Ucapkan

“Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu.” – Mazmur 56 : 4
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com