Pernahkah kamu naik mobil dan merasa yakin tahu jalan tercepat, tetapi Papa atau GPS justru memilih jalan yang berbeda? Rasanya mungkin sedikit sebal karena berpikir jalan pilihanmu lebih dekat. Padahal, GPS bisa "melihat" kondisi jalan jauh di depan—ia tahu mana jalan yang macet total atau sedang ditutup. GPS memilih jalan lain bukan untuk menyusahkan, melainkan supaya kamu sampai ke tujuan dengan aman. Nah, Tuhan itu seperti Penuntun yang jauh lebih hebat dari GPS mana pun. Kita hanya bisa melihat apa yang ada di depan mata, tetapi Tuhan melihat seluruh "peta" hidup kita dari awal sampai akhir.
Bangsa Israel dalam Yeremia 29:11–14 juga pernah mengalami hal yang tidak sesuai rencana mereka. Saat itu mereka harus tinggal di negeri asing, yaitu Babel, dan merasa masa depan mereka hancur. Namun, Tuhan menegaskan bahwa Ia memiliki rancangan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan bagi mereka. Sama seperti bangsa Israel, ketika rencana kita tidak berjalan sesuai keinginan—seperti kalah lomba, liburan batal, atau harus pindah sekolah—kita belajar untuk berserah. Tuhan ingin kita menjaga hati agar tidak menyimpan kekecewaan, melainkan tetap percaya bahwa jalan pilihan Tuhan selalu membawa kita menuju masa depan yang terbaik. [AZ]