Willy sangat suka menonton video permainan di telepon genggamnya. Saat menonton, ia kerap mendengar para pemain mengucapkan kata-kata yang kurang baik. Tanpa disadari, Willy mulai meniru dan menggunakan kata-kata kasar tersebut ketika sedang bermain bersama teman-temannya di sekolah. Ibu guru yang mendengar perkataan Wily segera menegur dan mengingatkannya dengan lembut agar senantiasa berbicara dengan sopan dan santun. Willy pun tersadar bahwa apa yang sering ia lihat dan dengar di layar gawai telah memengaruhi cara bicaranya tanpa ia sengaja.
Apa yang kita tonton, dengar, dan baca memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pikiran, perkataan, serta tindakan kita sehari-hari. Hal ini diibaratkan seperti menuangkan sirup ke dalam segelas air bening; warna dan rasa air tersebut pasti akan berubah mengikuti sirup yang dimasukkan. Dalam Filipi 4:8-9, Rasul Paulus menasihati kita untuk memikirkan semua hal yang benar, mulia, adil, murni, manis, dan sedap didengar, serta melakukan hal-hal baik yang telah kita pelajari. Sejalan dengan peringatan Amsal 4:23 untuk menjaga hati dengan segala kewaspadaan, kita perlu bijaksana menyaring setiap tontonan dan bacaan agar hati serta pikiran kita tetap bersih dan memuliakan Tuhan. [NAW]