Pernahkah kamu membayangkan rasanya berada di luar angkasa selama berbulan-bulan? Pada Juni 2024, dua astronot bernama Butch Wilmore dan Suni Williams terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk misi singkat selama beberapa hari saja. Namun, karena pesawat mereka mengalami kerusakan teknis, mereka harus tinggal di sana jauh lebih lama dari yang direncanakan. Mereka berbulan-bulan menunggu di luar angkasa hingga akhirnya dapat kembali ke Bumi dengan selamat pada Maret 2025. Walaupun harus menunggu dalam waktu yang lama, keselamatan mereka tetap dijaga dan rencana kepulangan mereka terus diusahakan.
Kisah para astronot tersebut mengingatkan kita pada petualangan Nuh di dalam bahtera. Bayangkan Nuh, keluarganya, dan beraneka ragam hewan berada di dalam kapal kayu yang besar selama berbulan-bulan. Di luar bahtera, hanya ada air bah sejauh mata memandang tanpa ada daratan sama sekali. Di tengah penantian yang panjang itu, Alkitab mencatat sebuah kalimat yang sangat indah dalam Kejadian 8 ayat 1, yaitu "Maka Allah mengingat Nuh." Tuhan tidak pernah melupakan Nuh dan semua yang ada di dalam bahtera. Tuhan menghembuskan angin untuk menyurutkan air dan memakai seekor burung merpati untuk membawa kabar bahwa tanah mulai mengering. Sama seperti Nuh, ketika kamu mungkin merasa bosan menunggu doa yang belum dijawab atau merasa cemas saat menghadapi masa-masa sulit, ingatlah bahwa Tuhan Yesus tidak pernah melupakanmu. Ia selalu melihat keadaanmu dan terus bekerja untuk memberikan yang terbaik dalam hidupmu. [AG]