Gigi Jesslyn baru saja ditambal karena berlubang. Dokter gigi mengingatkannya untuk tidak makan atau minum yang terlalu panas atau dingin terlebih dahulu. Hari itu cuaca sangat panas. Saat membuka kulkas, Jesslyn melihat es krim dingin yang sangat menggoda. Ia berdiri termenung di depan kulkas dan bingung. Jika ia memakannya, tambalan giginya pasti akan terasa sangat sakit. Namun, udara panas membuatnya sangat ingin menikmati es krim itu. Setelah berpikir sejenak, Jesslyn memilih menahan diri. Ia ingat pesan dokter gigi dan memutuskan untuk tidak makan es krim. Jesslyn berhasil menolak godaan karena ia mengingat dan mematuhi pesan dokter gigi.
Sayangnya, hal berbeda terjadi pada Adam dan Hawa dalam Kejadian 3:1–7. Iblis yang menyamar menjadi ular datang menggoda Hawa untuk memakan buah dari pohon yang dilarang Allah. Ular membujuk Hawa dengan kata-kata manis hingga Hawa lupa akan perintah Allah. Hawa tidak waspada, lalu memakan buah itu dan membagikannya kepada Adam. Akibat tidak taat kepada Firman Tuhan, manusia jatuh ke dalam dosa. Ada banyak godaan di sekitar kita yang membujuk kita untuk tidak taat, seperti godaan untuk berbohong, malas beribadah, atau tidak mendengarkan nasihat orang tua. Iblis sering membuat godaan itu terlihat menyenangkan dan tidak berbahaya. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada! Mari minta kekuatan dari Tuhan Yesus agar kita selalu berani menolak godaan dan memilih untuk taat kepada firman-Nya. [NAW]