Pengampunan dosa adalah anugerah yang luar biasa, dan karya penebusan Kristus tidak berhenti pada pengampunan. Titus 2:14 menunjukkan pada kita bahwa Kristus menyerahkan diri-Nya untuk membebaskan kita dari segala kejahatan. Kata "membebaskan" merujuk pada tindakan menebus seorang budak agar ia tak lagi berada di bawah kuasa tuannya yang lama. Artinya, ketika Kristus menebus kita, Ia menghapus kesalahan dan juga mematahkan kuasa dosa yang dahulu memperbudak kita. Ini bukan berarti hidup kita bebas dari pencobaan. Dosa masih berusaha menggoda, namun tidak lagi memiliki otoritas untuk mengendalikan hidup orang yang telah menjadi milik Kristus. Kini pergumulan orang percaya bukan lagi pergumulan seorang budak yang tidak memiliki pilihan, melainkan pergumulan seorang anak Allah yang telah dibebaskan, yang belajar hidup sesuai dengan identitas barunya.
Pembebasan dari kuasa dosa ini terjadi karena Roh Kudus memperbarui diri kita dari dalam. Seiring kita hidup sebagai ciptaan baru di dalam Kristus, Roh Kudus terus membentuk kita agar semakin mampu memikirkan apa yang Allah pikirkan, merasakan apa yang Allah rasakan, dan menginginkan apa yang Allah kehendaki. Allah tidak menghapus akal budi, kehendak, atau pun perasaan kita, tetapi Ia memulihkannya. Pikiran yang dulu dikuasai dosa mulai diarahkan pada kebenaran. Keinginan yang dulu mengejar diri sendiri mulai dibentuk untuk mengasihi apa yang Allah kasihi. Kehendak yang dulu memberontak kini dilatih untuk taat kepada-Nya. Inilah bukti bahwa dosa tidak lagi menjadi penguasa hidup kita. Bukan karena kita dipaksa untuk taat, melainkan karena Allah mengubah hati kita sehingga makin rindu melakukan kehendak-Nya. Orang yang telah dibebaskan dari kuasa dosa tak lagi menjadikan dosa sebagai tuannya, tetapi menjadikan Kristus sebagai Tuhannya. Semakin Roh Kudus memperbarui hidup kita, semakin nyata pula buah dari pembebasan yang telah Kristus kerjakan, sehingga kita dimampukan menjadi umat yang rajin berbuat baik bagi kemuliaan Allah. Demikianlah kita menjadi orang saleh, umat kepunyaan Kristus. [RS]