LEMBARAN BARU BERSAMA BAPA

Senin,10 Agustus 2026

BACAAN ALKITAB HARI INI

Yesaya 43:16-21

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Yesaya 43:19

RENUNGAN INSPIRASI

Perubahan musim dalam hidup, seperti pindah ke lingkungan kerja yang baru, memulai peran baru dalam keluarga, atau berpindah ke negara yang jauh, sering kali mendatangkan perasaan yang campur aduk. Di satu sisi, ada semangat untuk memulai babak kehidupan yang baru, namun di sisi lain, muncul rasa takut yang nyata akan ketidakpastian. Rasa cemas mengenai bagaimana beradaptasi dengan lingkungan baru, budaya baru, membangun relasi dengan orang-orang yang baru dikenal, hingga kekhawatiran apakah kita akan merasa terasing; sering kali membuat kita ingin tetap berada di zona nyaman.
Di sinilah firman Tuhan dalam Yesaya 43:16-21 memberikan perspektif yang mendalam bagi setiap orang yang sedang melangkah ke musim hidup yang baru. Tuhan berfirman, "Janganlah ingat-ingat hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala." Perintah ini bukanlah ajakan untuk menghapus ingatan, melainkan peringatan agar kita tidak membiarkan masa lalu menjadi "jangkar" yang menahan langkah kita ke masa depan. Sering kali, fokus kita terlalu terpaku pada apa yang akan ditinggalkan, entah itu kenyamanan, rutinitas, dan orang-orang yang dicintai, sehingga kita kehilangan fokus pada hal baru yang sedang Tuhan tumbuhkan di hadapan kita. Janji Tuhan untuk "membuat jalan di padang gurun" adalah jaminan bahwa saat kita berpindah ke tempat yang asing, Tuhan sudah lebih dulu sampai di sana. Ia tidak hanya mengantar kita, tetapi Ia sudah menyiapkan rute dan menyediakan "sungai-sungai" berupa pertolongan, kebutuhan yang dicukupi, komunitas, dan kesempatan yang baru. Transisi besar ini bukan sekadar perpindahan lokasi atau peran, melainkan kesempatan yang Tuhan pakai untuk membentuk kapasitas hati dan iman kita. Ia sedang membawa kita ke level kehidupan yang lain agar kita dapat menyaksikan penyertaan-Nya dengan sudut pandang yang lebih segar. Melangkah bersama Tuhan berarti menjadikan-Nya mitra dalam setiap lembaran baru. Ketakutan akan ketidakpastian harus kita ubah menjadi antusiasme iman, sebab musim baru ini adalah panggung bagi-Nya untuk menunjukkan kesetiaan yang luar biasa, yang belum pernah kita saksikan sebelumnya. [EH]

REFLEKSI DIRI

1. Saat menghadapi transisi besar, apakah Anda cenderung lebih fokus pada apa yang Anda tinggalkan atau apa yang sedang Tuhan siapkan?
2. Bagaimana janji Tuhan akan “jalan” dan “sungai”, mengubah cara pandang Anda dari rasa takut menjadi rasa percaya dalam menghadapi musim baru ini?

POKOK DOA

Bapa, terima kasih untuk setiap lembaran baru yang Engkau buka dalam hidupku. Transisi sering kali membuat hatiku gentar. Namun, aku memilih mempercayai-Mu. Engkaulah Pencipta jalan dan sungai-sungai di padang gurun. Bimbing langkahku, lembutkan hatiku, dan biarlah damai sejahtera-Mu menjadi pelindung bagi langkahku. Dalam nama Tuhan Yesus, aku melangkah dengan iman. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Tuliskan hal-hal yang membuat Anda cemas dalam menghadapi musim hidup yang baru. Di bawah setiap poin tersebut, tuliskan satu janji Tuhan dan jadikan itu sebagai deklarasi iman.

HIKMAT HARI INI

Masa depan yang tidak pasti adalah kesempatan emas bagi iman yang pasti kepada Tuhan yang tak pernah berubah.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com