Jika harus jujur, banyak dari kita yang memandang tahun 2024 secara acuh tak acuh. Tak banyak perubahan terjadi, perang masih berlanjut, kita melihat hak hidup manusia seperti barang murahan, ditambah dengan suhu perekonomian yang masih belum stabil, masalah yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya tampaknya masih menjadi PR besar di tahun 2024. Menanti di saat-saat yang suram dan tidak pasti seperti ini adalah derita bagi kita.
Namun demikian, melalui Kitab Habakuk, kita diingatkan bagaimana orang benar harus hidup di dunia ini, yaitu dengan iman percayanya kepada Tuhan. Artinya, kita harus memiliki kepercayaan yang kokoh di dalam Tuhan, kita mempercayai cara-cara-Nya dan jalan-jalan-Nya. Habakuk sendiri pada masa itu berada dalam situasi yang tidak mudah. Tuhan memberitahu keadaan mereka yang awalnya aman dan makmur, mendadak akan menjadi bangsa taklukan. Di mana Tuhan hendak mendatangkan hukuman atas Yehuda melalui bangsa Babel, sebuah bangsa yang sangat jahat. Mereka pun harus hidup dalam dunia yang penuh dengan kejahatan dan ketidakadilan. Awalnya Habakuk bingung, mengeluh, dan mempertanyakan situasi tersebut kepada Tuhan. Namun, akhirnya Habakuk menerima dengan ikhlas kehendak Tuhan tersebut. Ia tak lagi minta dibebaskan dari penderitaan tersebut. Sebaliknya, dalam keadaan yang kacau dan tidak stabil, Habakuk berkata, "Tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya." Habakuk meyakini bahwa dalam masa-masa kerugian sekalipun, ia akan tetap bersukacita di dalam Tuhan. Habakuk tidak dikendalikan oleh keadaan sekitarnya, tetapi oleh imannya. Hidupnya dikuasai oleh rasa percayanya kepada Tuhan, yaitu Pribadi yang sanggup memberinya kekuatan. Itulah yang disebut hidup oleh iman. Sekarang mari lihat ke dalam kehidupan kita, benarkah kita hidup oleh iman atau hidup oleh karena melihat keadaan sekeliling kita? Semua orang punya masalah, semua orang memiliki pergumulan. Tapi orang yang dikuasai rasa percayanya kepada Tuhan akan selalu ingat bahwa dunia kita berpijak masih ada dalam kendali dan kedaulatan Tuhan. Mereka adalah orang-orang yang tetap menjalani hidup secara confident, optimis, dan positif. Menatap tahun 2024, marilah kita alihkan pandangan kita dari situasi di sekitar kita kepada Tuhan. Kita bisa percaya dan mengandalkan Tuhan melampaui hal-hal yang tampak mustahil. Ia akan senantiasa menguatkan kita, memperhatikan kebutuhan kita, menyembuhkan penyakit kita, bahkan menyelamatkan kita dari kematian. [RS, LS]