MENGUBAH PERSPEKTIF

Jum'at,24 November 2023

BACAAN ALKITAB HARI INI

Kejadian 37:2; Kejadian 41:45-46

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Kejadian 50:20

RENUNGAN INSPIRASI

Alkisah seorang anak laki-laki melihat kepompong tergantung di sebuah pohon. Ia melihat seekor bakal kupu-kupu sedang berusaha keluar dari lubang kecil di bagian tengah. Anak laki-laki tersebut mengamati kupu-kupu itu berjuang keras untuk keluar dari kepompong, badannya menggeliat namun tidak menghasilkan perubahan yang berarti. Kupu-kupu tetap kesulitan untuk keluar. Sang anak merasa kasihan dan memutuskan untuk membantu mengeluarkan kupu-kupu tersebut dari kepompong dengan cara merobek kepompong. Ia menunggu beberapa saat, dan akhirnya kupu-kupu keluar dari kepompong namun tidak dapat terbang sama sekali dan hanya dapat merayap.
Cerita ini dapat menggambarkan sikap kita ketika Tuhan izinkan kita mengalami masalah. Kita ingin segera mengeluarkan diri dari "kepompong" kita masing-masing. Padahal itulah proses yang Tuhan ijinkan supaya kita mengalami pertumbuhan iman dan menjadi manusia yang dewasa secara rohani. Pertumbuhan dan perubahan pola pikir terjadi ketika kita ditempa. Siapa yang tidak kenal Yusuf, orang nomor dua di kerajaan Mesir, yang diproses Tuhan selama tiga belas tahun melalui sikap saudara-saudaranya, melalui statusnya sebagai budak Potifar, dan melalui dinginnya tembok penjara. Namun dalam proses demi proses, Yusuf selalu berhasil menanamkan perspektif yang berbeda dari kebanyakan orang. Ia sanggup berkata: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan" (Kejadian 50:20a). Kita pun bisa meneladani Yusuf dengan menanamkan perspektif yang sama dengannya, bahwa semenyakitkan apapun situasi yang kita hadapi dan sejahat apapun orang memperlakukan kita, rencana Tuhan pasti baik. Mungkin Tuhan tidak segera menyingkirkan masalah ketika kita berdoa, namun Ia memberi kekuatan bagi kita untuk dapat menanggungnya (Filipi 4:13). Ingatlah, Tuhan lebih tertarik dengan perubahan karakter dan cara berpikir kita, dan lebih dari pada itu, biarlah semua kesukaran yang kita alami saat ini mengerjakan kemuliaan kekal yang melebihi segalanya. [MLS, LS]

REFLEKSI DIRI

1. Hal apa yang Anda lakukan pertama kali ketika diijinkan mengalami sebuah masalah?
2. Mengapa kita perlu menyelaraskan perspektif kita dengan firman Tuhan?

POKOK DOA

Bapa Sorgawi, terimakasih karena kebaikan-Mu yang tidak pernah habis di hidupku. Mampukan aku memiliki perspektif yang benar saat mengalami masalah, berilah kekuatan bagiku untuk menanggungnya dan menyelaraskan kehendakku dengan kehendak-Mu. Di dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Apapun yang terjadi, hiduplah dengan perspektif bahwa rencana Tuhan pasti baik bagi kita.

HIKMAT HARI INI

Tidak pernah ada kupu-kupu tanpa kepompong.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com