JANGAN SALAH MENGINTERPRETASIKAN FIRMAN TUHAN

Rabu,15 November 2023

BACAAN ALKITAB HARI INI

Kejadian 2:16-17, Kejadian 3:1-3

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Ulangan 4:2

RENUNGAN INSPIRASI

RENUNGAN INSPIRASI
Dalam ilmu psikologi, terdapat fenomena yang dapat menyebabkan seseorang menginterpretasikan sesuatu dengan kurang tepat berdasarkan sejumlah faktor. Sebagai ilustrasi, penilaian seseorang terhadap kelezatan makanan seringkali bergantung pada selera pribadi. Setiap individu cenderung memberikan pendapat berdasarkan pengalamannya sendiri, yang bisa mengakibatkan persepsi yang bias terhadap suatu kenyataan. Belum lagi, seseorang sangat dipengaruhi oleh latar belakang dan keadaan di sekelilingnya dalam memahami sesuatu.
Bias pada penilaian kelezatan makanan menjadi hal yang lazim. Yang berbahaya adalah jika fenomena ini terjadi saat kita membaca, memahami, dan membagikan Firman Tuhan. Terkadang, kita mungkin secara tidak sengaja mengurangi atau menambahkan makna suatu ajaran berdasarkan interpretasi, pengalaman, latar belakang, bahkan kepentingan kita sendiri. Di dalam Alkitab, Hawa menambahkan kebenaran pada firman Allah. Sebelumnya Tuhan memberi perintah untuk tidak memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat. Kemudian saat ular mencobai Hawa dengan pertanyaan yang diputarbalikkan, Hawa menjawab, "Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu". Hawa menambahkan firman Allah untuk tidak merabanya. Terlebih lagi Hawa bermain dengan interpretasinya sendiri dalam ayat 6, "Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian." Sejak saat itu, manusia mengalami kematian rohani karena telah jatuh dalam dosa. Hawa seharusnya memegang teguh apa yang Allah firmankan dan tidak bermain-main dengan interpretasinya sendiri terhadap buah pengetahuan (Kejadian 3:6). Ini menjadi peringatan bagi kita untuk tidak menyesuaikan Alkitab berdasarkan logika, interpretasi, atau kepentingan kita sendiri. Sebagai murid Yesus, kita harus setia pada Firman Tuhan dalam kesuciannya, tanpa menambah atau menguranginya. Jika ada yang membingungkan, bacalah komentari Alkitab yang direkomendasikan, tanyakan pada pemimpin rohani Anda. Niscaya, Alkitab yang merupakan panduan hidup akan menuntun kita menuju kehidupan kekal. [KH, LS]

REFLEKSI DIRI

1. Pernahkah Anda menambahkan sesuatu kedalam kebenaran Firman Tuhan?
2. Adakah orang-orang yang melakukan hal ini di sekeliling Anda?

POKOK DOA

Roh Kudus, aku meminta hikmat-Mu untuk dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Kiranya Engkau sendiri yang menuntun aku dalam memahami kebenaran Firman-Mu, agar hidupku berada di jalan yang tepat, dan hanya melakukan kebenaran-Mu saja. Dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Berhati-hatilah dalam membaca, mempelajari, dan membagikan Firman Tuhan, agar kita jangan sampai menambahkan sesuatu menurut interpretasi pribadi kita.

HIKMAT HARI INI

Sebagai pengikut Yesus, kita harus setia pada Firman Tuhan dalam kesuciannya.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com