MENGIKUT YESUS UNTUK UNTUNG?

Selasa,14 November 2023

BACAAN ALKITAB HARI INI

Matius 26:15-25

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Matius 26:15

RENUNGAN INSPIRASI

RENUNGAN INSPIRASI
Ada orang-orang yang sungguh-sungguh mengikut Yesus, tetapi ada pula yang tidak. Mereka adalah orang-orang yang mengikut Yesus dengan didasari motif keuntungan pribadi semata, yang hanya menginginkan kuasa, kedekatan dengan seseorang, atau berkat-berkat duniawi lainnya. Orang-orang demikian tidak benar-benar mengenal Yesus secara pribadi, walaupun sepertinya mereka mengikuti Yesus. Yudas adalah contoh nyata atas hal ini.
Ketika Yudas menjadi murid Yesus, sepertinya Yudas mengabdikan hidupnya. Bagaimana tidak? Yudas menjadi pengikut Yesus ke mana pun Yesus pergi. Saat Yesus melayani, mengusir Setan, menyembuhkan orang sakit, melakukan mujizat, memberitakan Injil, dan apa pun yang dilakukan Yesus, Yudas ada. Bahkan ketika banyak pengikut Yesus mulai mengundurkan diri, namun tidak dengan murid-murid-Nya, termasuk Yudas (Yohanes 6:66). Sayangnya, setelah melalui banyak hal bersama Yesus, hati Yudas tidak tulus dalam mengikut Yesus. Sedari awal, niatnya salah. Terbukti dari perilakunya yang sering mencuri uang kas ketika dipercaya menjadi bendahara (Yohanes 12:6). Motifnya adalah mencari untung bagi diri sendiri. Maka tak heran, ketika hendak menyerahkan Yesus, yang Yudas tanya adalah, "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Walau Yesus sempat menegur Yudas secara terang-terangan, tetapi hati Yudas tetap tidak terusik. Sebaliknya, Yudas malah berbohong. Pelayanan Yudas sekian tahun lamanya tidak mendobrak hatinya. Sekarang mari periksa hati kita, apa motif kita mengikut Yesus? Tanpa disadari, kita bisa bersikap seperti Yudas saat kita mulai mempertanyakan untung rugi dalam mengikut Tuhan. Karenanya, marilah kita menjadi orang percaya yang sungguh-sungguh mengikut Yesus, tanpa embel-embel, tanpa motif-motif yang tidak benar. Milikilah niat hati yang benar karena kita sungguh mengasihi Kristus. Jangan tanya kepada Tuhan, "Apa yang hendak Kau berikan kepadaku?" Tetapi berikanlah semua yang bisa kita berikan, yaitu seluruh hidup kita untuk Tuhan. [RS]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah Anda pernah memiliki motif yang salah setelah setia mengikuti dan melayani Tuhan?
2. Hal apa yang bisa menjadi pembelajaran bagi Anda dari kehidupan Yudas?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, mampukan aku untuk menjadi murid-Mu yang setia dan sungguh-sungguh, yang mengenal hati-Mu dan tak hanya menginginkan mujizat dan berkat-berkat Tuhan semata, tetapi memberikan hidupku seutuhnya bagi-Mu. Dalam nama Yesus.Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Berjaga-jagalah senantiasa atas hati kita, kita perlu menilai dan menjaga motif kita dengan benar di hadapan Tuhan. Ikutlah Kristus karena kita sungguh mengasihi-Nya.

HIKMAT HARI INI

Jangan tanya, “Apa yang hendak Yesus berikan padaku?” Tetapi tanyalah, “Apa yang bisa kuberikan pada-Mu Yesus?”
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com