THE SWEET SURRENDER

Jum'at,10 November 2023

BACAAN ALKITAB HARI INI

Markus 15:33-39

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Markus 15:37-38

RENUNGAN INSPIRASI

Misionaris Amy Carmichael harus menghabiskan 20 tahun terakhir hidupnya di tempat tidur setelah mengalami cedera punggung karena kecelakaan. Penulis Kristen Joni E. Tada menderita kerusakan tulang belakang yang membuatnya lumpuh dari leher ke bawah setelah kecelakaan di kolam berenang. Mereka adalah orang-orang yang harus menghabiskan hidup dalam rasa sakit terus menerus, namun di sisi lain mereka juga menggambarkan persekutuan yang tak terputus bersama Tuhan.
Kita semua pernah mengalami kesakitan fisik. Saat itu terjadi, waktu terasa berjalan begitu lambat, terutama di tengah malam, ketika kita memohon kepada Tuhan untuk membantu kita tertidur. Kita merasa sendiri dan terisolasi dengan rasa sakit. Bagaimana orang-orang seperti Carmichael dan Tada menemukan kekuatan di tengah kelemahan fisik mereka? Mari lihat Alkitab kita, kekuatan Yesus yang terbesar nampak dalam kelemahan fisiknya yang terhebat. Yesus berteriak nyaring, lalu menyerahkan nyawa-Nya, dan ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua. Di sepanjang pelayanan-Nya, Yesus memberikan pengaruh kepada orang lain melalui tindakannya. Ia menenangkan badai, Ia mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, dan membangkitkan orang mati. Namun di akhir pelayanan-Nya, Yesus membiarkan dirinya dilanda sakit fisik yang tiada tara. Ia disiksa, dihina, memikul salib-Nya sendiri. Meski Yesus sempat meminta agar cawan tersebut lalu dari pada-Nya, namun Ia tetap tunduk pada kehendak Bapa. Sebab di saat Yesus menyerahkan nyawa-Nya, di saat itulah Allah menunjukkan kuasa dan kasih karunia-Nya yang sangat menakjubkan. Kita harus paham bahwa segala kesakitan dan kelemahan tubuh yang kita alami saat ini berharga di mata Tuhan. Berkat terbesar kita bukanlah kesembuhan, melainkan Tuhan sendiri. Ia akan terus menerus bekerja untuk menarik kita kepada-Nya, dan itu bukan melalui emas atau perak. Saat Ia menopang kita dalam kesakitan, kita bisa merasakan persekutuan yang sangat dekat dengan-Nya, kita bergantung total ketika kita ada di ranjang kesakitan, kita percaya kepada-Nya lebih dari manusia manapun. Maka yang terbaik adalah berdoa seperti Yesus, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Kelemahan tubuh apa yang sedang Anda alami saat ini?
2. Bagaimana Anda memandang kesakitan Anda? Bagaimana Tuhan bekerja atas Anda melalui penyakit tersebut?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, hamba-Mu ini bersyukur untuk segala hal yang terjadi dalam hidupku. Ya Bapa, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaku, tetapi janganlah seperti yang kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki. Sebab mendekat pada-Mu, itulah kerinduanku. Di dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Tetap bersyukur untuk apapun yang terjadi pada tubuh Anda. Datang kepada Tuhan, nikmati persekutuan yang luar biasa bersama-Nya.

HIKMAT HARI INI

Karena jika aku lemah, aku merasakan apa rasanya digendong – semacam gendongan yang merendahkan hati. Aku menangis karena rasa syukur, dan aku menghargai keindahan persekutuan bersama Kristus.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com