Melalui kunjungannya ke penjara, penulis Philip Yancey mengisahkan Pascal yang adalah seorang ateis. Ia tertangkap dalam unjuk rasa dan dimasukkan ke penjara berkapasitas 800 orang, tetapi diisi 2.500 orang. Di penjara itu Pascal hanya memiliki satu buku, yang diberikan keluarganya, yaitu Alkitab. Tak ada pilihan, ia pun membacanya setiap hari yang ternyata membawa perubahan paradigma dan tindakannya. Penjara penuh sesak menjadi saksi bisu buah pertobatannya, ia menjadi pemandu pendalaman Alkitab bagi napi lainnya. Sampai akhirnya ia dibebaskan, tetapi naluri untuk melayani telah melekat dalam dirinya. Ia rutin mengunjungi penjara untuk bersaksi dan membagi Alkitab, serta membawa sup sayur berpanci-panci besar, karena banyak napi yang kekurangan gizi dan mencuri makanan karena kelaparan. Pascal berhasil membuktikan bahwa Kristus sanggup mengubah hidup seseorang. Ia juga meyakini bahwa Tuhan ingin ia kembali ke penjara, untuk menyebarkan kasih Allah yang ia temukan di ruangan bau penuh sesak itu. Kehidupan Pascal telah membebaskan begitu banyak jiwa-jiwa yang terpenjara.
Salah satu peran kita sebagai murid Yesus adalah memberitakan Injil Kristus, yang disampaikan oleh Tuhan Yesus sendiri sebelum Ia terangkat ke Sorga. Ini adalah pesan penting yang menjadi tanggung jawab kita. Namun, harus disadari kita kerap abai dengan tugas pemberitaan Injil, karena menganggapnya sebagai tugas yang berat, atau juga berpikir bahwa itu adalah tugas para pendeta. Tetapi melalui kisah Pascal ini, kita dapati bahwa sikap nyata dan tindakan-tindakan belas kasih yang menyentuh hidup orang lain ternyata sanggup mengubahkan kehidupan seseorang. Itulah Injil yang sesungguhnya. Lukas sendiri secara spesifik menjelaskan bahwa inti daripada Injil itu adalah berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa di dalam Kristus (Lukas 24:47). Berita tentang pertobatan dan pengampunan harus tersebar ke seluruh dunia. Sudahkah kita melakukan berbagai perbuatan yang mendorong orang lain mengalami pertobatan dan pengampunan di dalam Kristus. Apakah tindakan kita sehari-hari telah menunjukkan pesan kasih dari Kristus? [RS]