BERBAHAGIA DALAM DUKACITA

Senin,04 April 2022

BACAAN ALKITAB HARI INI

Yesaya 61:1-3

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Matius 5:4

RENUNGAN INSPIRASI

Salah satu ucapan berbahagia dari khotbah di bukit adalah, "Berbahagialah orang yang berdukacita karena mereka akan dihibur". Setiap baris dari perkataan Yesus dimulai dengan kata "berbahagialah". Tetapi Yesus tidak berkata berbahagialah mereka yang semua impiannya menjadi kenyataan, atau berbahagialah saat semuanya berjalan sesuai dengan keinginan. Yesus berkata berbahagialah mereka yang berdukacita, berbahagialah mereka yang bersedih hati.
Setiap kita memiliki kisah masing-masing, perceraian, kehilangan pekerjaan, konflik, penyakit, ditinggalkan orang yang dikasihi, belum dikarunia anak, dan berbagai kisah lainnya. Setiap kita memiliki kesedihan karena seperti yang dikatakan dalam Pengkhotbah 3:4, ada waktu untuk menangis dan ada waktu untuk tertawa. Tetapi, Tuhan memiliki rencana di balik kesedihan kita. Kesedihan mengajarkan kita bahwa Tuhan dapat menyelesaikan semua masalah kita. Kita tidak akan pernah tahu apa yang dapat Tuhan lakukan saat iman kita tidak teruji. Kesedihan datang untuk membuat kita belajar percaya kepada Tuhan dan bergantung pada-Nya. Tuhan menggunakan air mata kita untuk menunjukkan kasih-Nya, kuasa-Nya, penyertaan-Nya, dan kesetiaan-Nya. Paulus mengatakan jangan kita berdukacita seperti mereka yang tidak memiliki harapan. Kita dapat berseru kepada Tuhan saat kita patah hati. Yesus mengerti kesedihan kita. "Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah Iman Besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa" (Ibrani 4:15). Yesus datang untuk membalut orang yang patah hati dan untuk menghibur semua orang yang berduka. Mari kita berseru kepada Tuhan untuk penghiburan hari ini, minta ampun untuk segala dosa dan mintalah kesembuhan untuk hati kita yang hancur. Tuhan pun akan menggunakan kita untuk membawa penghiburan bagi orang-orang di sekitar kita, sebagaimana 2 Korintus 1:3-4 berbunyi, "Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah." Penghiburan adalah janji Tuhan, dan janji Tuhan selalu ya dan amin. Dunia tidak akan mengerti, tetapi biarlah kita menemukan sukacita Tuhan di dalam dukacita kita, dan penghiburan dari Tuhan nyata di dalam hidup kita sehingga menjadi kesaksian bagi banyak orang. [EH]

REFLEKSI DIRI

1. Apa kisah sedih yang Anda alami?
2. Bagaimana Anda menemukan sukacita Tuhan di dalam kesedihan Anda sehingga kisah Anda dapat menguatkan orang-orang di sekitar Anda?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, ajar kami untuk dapat menemukan sukacita Tuhan di dalam dukacita kami dan biarlah sukacita Tuhan nyata dalam hidup kami sehingga kami pun dapat menghibur yang bersedih hati. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin

YANG HARUS DILAKUKAN

Percaya bahwa di balik setiap kesedihan, Tuhan memiliki rencana dan Ia akan menunjukkan kasih-Nya, kuasa-Nya, penyertaan-Nya, dan kesetiaan-Nya.

HIKMAT HARI INI

“Bahkan jika orang lain tidak memahami kesedihan Anda, Tuhan mengerti—dan Ia ingin meyakinkan Anda tentang kasih dan penyertaan-Nya yang terus-menerus.” – Billy Graham
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com