DELUSI INDIVIDUALIS

Minggu,13 Maret 2022

BACAAN ALKITAB HARI INI

Galatia 6:1-10

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Amsal 27:17

RENUNGAN INSPIRASI

Dengan terjadinya akselerasi dalam perkembangan zaman, perubahan manusia yang semakin individualis begitu ekstrim. Belum lagi pandemi COVID-19 menjadi sebuah pemicu besar masyarakat yang semakin apatis. Salah satu profesor psikologi bernama Tom Oliver mengatakan di dalam bukunya yang berjudul The Self Delusion, bahwa manusia individualis ternyata dapat bersifat destruktif terhadap dirinya dan sekelilingnya. Seseorang yang individualis dapat menutup telinga terhadap masukan dan terkonformasi oleh pikirannya sendiri, menganggap dirinya paling benar.
Sebagai anak Tuhan, kita harus berhati-hati agar kita tidak menjadi orang yang individualis. Sikap individualis dapat membuat kita sulit untuk menjadi berkat bagi sesama. Hal yang tidak kalah penting adalah kita berpotensi menjadi orang yang antikritik, sulit menerima masukan dari orang lain. Ketika kita memutuskan untuk mengikuti pikiran kita sendiri, lama kelamaan hidup kita akan mengalami stagnasi. Seorang murid Kristus tidak dapat bertumbuh sendiri. Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Jika kita melihat ke dalam Alkitab, kehidupan yang berdampak ternyata tak lepas dari dukungan orang lain. Sebagai contoh, gereja mula-mula yang bersekutu setiap saat, Yesus bersama murid-murid-Nya, serta Paulus yang menjadi mentor bagi murid rohani dan jemaatnya. Melalui contoh-contoh dari Alkitab, kita mendapatkan sebuah pelajaran bahwa melalui sebuah relasi dan persekutuan, hidup seseorang dapat memberi dampak yang luas. Jika selama ini kita tergolong individualis, kita harus mulai memberi ruang agar orang lain dapat terlibat di dalam hidup kita. Bukan hanya untuk menerima sesuatu, tetapi saling menjadi berkat satu dengan yang lain. Jangan biarkan Anda tertipu oleh pikiran Anda sendiri. Teruslah bertumbuh bersama orang-orang yang Tuhan tempatkan dalam hidup Anda. [KH]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah selama ini Anda lebih sering bersikap individualis?
2. Apa yang dapat Anda lakukan mulai hari ini untuk dapat lebih terkoneksi satu dengan yang lain?

POKOK DOA

Bapa, terima kasih Engkau mengingatkan aku untuk lebih lagi berdampak kepada orang-orang disekelilingku. Ajar aku untuk tidak menjadi pribadi yang egois dan individualis. Berikan aku hati untuk mengasihi orang lain dan menjadi terang bagi hidup mereka. Amin

YANG HARUS DILAKUKAN

Buka diri Anda untuk lebih lagi berelasi dan bersekutu dengan anak Tuhan lainnya. Pakai kesempatan yang Tuhan beri untuk membangun hidup Anda dan orang lain. Investasikan waktu Anda untuk sesuatu yang dapat memuliakan Tuhan.

HIKMAT HARI INI

“The greatest dividends in life are those that we give away.” ― Craig D. Lounsbrough
Dividen terbesar dalam hidup adalah yang kita berikan.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com