Istilah "bottleneck" atau "leher botol" mengacu pada bentuk khas dari botol. Leher botol adalah titik tersempit dari bagian keseluruhan botol, sehingga membuatnya menjadi tempat yang paling mungkin dari terjadinya kemacetan yang menghambat aliran cairan di dalam botol. Istilah "bottleneck" ini juga dapat menggambarkan hal-hal berupa hambatan atau beban yang mengakibatkan kemacetan dalam hidup kita. Mungkin kita menemukan kerohanian kita tidak bertumbuh, pekerjaan kita tidak selesai dengan baik dan tepat waktu, hubungan kita dengan banyak orang tidak berhasil, bisnis kita tidak maksimal, dan lain sebagainya.
Hari ini, mari kita identifikasi setiap "bottleneck" dalam hidup kita. Sebagaimana Ibrani 12:1 dalam terjemahan Firman Allah yang Hidup mengajak kita untuk menanggalkan segala sesuatu yang memperlambat atau menghambat kita, terutama dosa yang melilit kaki kita dengan erat dan merintangi jalan kita. Hal ini ditekankan karena kita perlu berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Jadi, satu prinsip penting yang dapat kita terapkan dari ajaran firman Tuhan adalah, dalam mencapai satu tujuan yang esensial, kita perlu menanggalkan setiap "bottleneck". Ketahuilah bahwa "bottleneck" kita dalam kehidupan rohani dapat menjadi tolak ukur kehidupan kita pada bidang lainnya. Tak diragukan lagi bahwa keinginan daging, keinginan mata, keangkuhan hidup, kekhawatiran, kebencian, kemalasan, rendah diri, harapan yang salah dan segala hal yang bertentangan dengan firman Tuhan pasti tidak menambah nilai apa pun dalam hidup kita; sebaliknya, hal-hal tersebut justru menghambat dan mengakibatkan kemacetan pada bidang kehidupan kita lainnya. Ingat, sebuah rantai hanya sekuat mata rantai terlemahnya. Kita perlu mengidentifikasi dan segera menanggalkan beban-beban yang menyebabkan kemacetan dalam hidup kita. [LS]