BUANGLAH SIFAT KIKIR!

Minggu,22 Agustus 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

2 Korintus 8:1-10

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

1 Korintus 6:10

RENUNGAN INSPIRASI

Beberapa waktu lalu lalu saya mendengar ucapan, "Tetangga saya orang Kristen, tapi pelitnya minta ampun!" Ucapan ini menggambarkan bahwa sebenarnya kekristenan diidentikkan dengan kemurahan hati. Memang kemurahan hati seharusnya melekat dalam diri kita, sebagaimana Bapa kita murah hati (Lukas 6:36). Bila dilihat lebih jauh, Alkitab sendiri meletakkan orang kikir tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Hal ini dikarenakan sifat kikir menunjukkan keterikatan seseorang terhadap rasa cinta akan uang.
Dalam bacaan firman Tuhan hari ini, Paulus menceritakan kepada jemaat Korintus mengenai kemurahan hati jemaat Makedonia. Meski mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan (2 Korintus 8:2). Ini menunjukkan hati mereka tidak terikat kepada uang. Sebagai jemaat yang kaya akan berbagai karunia, namun jemaat di Korintus ini diperingatkan untuk tidak abai dengan satu karunia yaitu pelayanan kasih. Paulus menekankan pentingnya memberi untuk menjadi gaya hidup kita, orang percaya. Bahkan Yesus menghendaki tindakan memberi kita di atas kebiasaan rata-rata, yaitu memberi pinjaman kepada musuh kita tanpa mengharapkan balasan (Lukas 6:35). Banyak dari kita tahu hal memberi adalah prinsip firman Tuhan, namun tak banyak yang bisa menerapkannya. Ada banyak orang begitu sulit berbagi karena terikat dengan pemahaman bahwa uang yang dimiliki adalah milik pribadinya semata. Tanpa disadari rasa cinta akan uang menjadi jerat dosa yang memperbudak. Sejatinya kita adalah pribadi yang telah merdeka dari perbudakan dosa, termasuk di dalamnya perbudakan uang. Jangan sampai rasa cinta akan uang menghambat kita melakukan kehendak Tuhan. Sebagai pribadi yang telah mendapat kasih karunia Kristus, mari jadikan gaya hidup memberi sebagai wujud cinta kasih kita kepada Kristus dan sesama. Jangan pernah hitung-hitungan dalam memberi. Sebaliknya latihlah diri kita untuk memberi sampai itu menjadi kebiasaan. Kita bisa memulainya dengan membuat list orang-orang yang akan dibantu, tetapkan secara rutin berapa bagian yang akan diberi dari penghasilan kita. Jika hati kita terdorong untuk memberi, jangan menahannya dan beri sesegera mungkin. Saat ada yang datang meminta bantuan dan pinjaman, berilah semampu kita dan berikan secara cuma-cuma. Demikianlah kita tidak lagi terikat dengan kepemilikan kita, yang artinya kita benar-benar merdeka. [RS]

REFLEKSI DIRI

1. Sudahkah Anda memiliki kebiasaan dalam memberi? Hal rutin apa yang sudah Anda lakukan dalam hal memberi?
2. Mengapa sebagai orang percaya kita harus membuang sifat kikir?

POKOK DOA

Bapa, firman-Mu mengkehendakiku untuk bermurah hati, sebagaimana Engkau murah hati. Mulai saat ini, aku mau memiliki gaya hidup yang memberi. Mampukan aku untuk konsisten dan berilah hikmat untuk memberi kepada yang membutuhkan. Dalam nama Yesus, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Buatlah daftar orang-orang yang akan dibantu, tetapkan secara rutin berapa bagian yang akan diberi dari penghasilan. Jika terdorong untuk memberi, beri sesegera mungkin. Saat ada yang datang meminta bantuan dan pinjaman, berilah semampunya.

HIKMAT HARI INI

“Memberi merupakan bukti dari kesungguhan kasih kita kepada Allah dan kepada umat-Nya.” – Derek Prince
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com