BE CAREFUL WITH YOUR STRENGTH

Jum'at,21 Mei 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

2 Samuel 14:25-26; 18:9-15

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Yeremia 9:23

RENUNGAN INSPIRASI

Setiap kita pasti dikaruniai kelebihan. Bila tidak bijak dan dilandasi sikap takut akan Tuhan, kelebihan seseorang bisa menjadi jerat baginya. Karena kecantikan atau ketampanan seseorang bisa menjadi sombong. Karena kepintaran, seseorang bisa merasa tak perlu Tuhan dan tidak mementingkan perkara-perkara rohani. Karena kekayaan, seseorang bisa menganggap orang lain tidak penting. Karena jabatan, seseorang bisa menganggap orang lain rendah. Tentu Tuhan tidak mengaruniakan kelebihan untuk hal-hal yang tak berkenan, sebaliknya untuk sesuatu yang berguna.
Bacaan Alkitab kita hari ini mengisahkan Absalom sebagai sosok yang begitu banyak dipuji di seluruh Israel karena ketampanannya. Dikatakan apabila ia mencukur rambutnya, pada akhir tiap-tiap tahun ia mencukurnya karena menjadi terlalu berat baginya, maka ditimbangnya rambutnya itu, dua ratus syikal beratnya, menurut batu timbangan raja (2 Samuel 14:25-26). Namun siapa sangka, bahwa Alkitab juga mencatat perihal kematian Absalom berkaitan dengan rambutnya tersebut. Peristiwa nahas yang menimpanya terjadi saat Absalom menunggangi bagal. Saat bagal itu lewat di bawah jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, kepalanya tersangkut pada pohon, sehingga ia tergantung, sedang bagal yang dikendarainya berlari terus. Hal ini menjadi peluang bagi Yoab dan para pengikutnya untuk membunuh Absalom. Ini cukup membuktikan "senjata" bisa memakan tuannya. Dari kisah ini pula kita belajar satu hal bahwa segala kelebihan dan kebanggaan bukanlah jaminan dalam hidup. Dengan segala kelebihan yang kita banggakan, kita butuh hikmat Tuhan untuk menjadikannya sesuatu yang berguna dan membangun, bukan sebaliknya. Jangan pernah sombong dengan segala yang kita miliki. Sebagai manusia yang juga terbatas, jangan jadikan kelebihan sebagai sarana kemuliaan pribadi kita. Sebaliknya, pergunakanlah dengan bijak setiap kelebihan kita untuk kemuliaan nama Tuhan. [RS]

REFLEKSI DIRI

1. Pernahkah Anda terjebak dengan sikap sombong dengan kelebihan yang Anda punya? Pelajaran penting apa yang bisa Anda petik darinya?
2. Bagaimana cara kita menyikapi kelebihan diri?

POKOK DOA

Bapa di Surga, Engkaulah yang mengaruniakan kelebihan dalam diriku. Sadarkan aku jika mulai memegahkan diri karenanya. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Jangan pernah bermegah dengan kelebihan diri.

HIKMAT HARI INI

“Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” – Rasul Paulus
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com