Love Canal adalah sebuah kawasan di Niagara Falls, New York, yang pernah menjadi perhatian internasional. Kasusnya merebak dikarenakan keberadaan limbah beracun dari perusahaan Hooker Kimia. Mereka menyimpan produk sampah beracun itu dengan menutup drum-drumnya rapat-rapat dan mengubur jauh di bawah permukaan tanah, dan mengira akan berakhir di situ. Namun awal tahun 1978, hasil investigasi reporter Michael Brown menemukan keberadaan limbah tersebut yang telah mempengaruhi kesehatan warga. Banyak yang mengalami cacat lahir, kematian, dan berbagai penyakit aneh lainnya.
Begitulah gambaran limbah beracun, sama halnya dengan hal-hal pahit dalam kehidupan kita. Kita mungkin berpikir bahwa menyimpan sampah berupa sakit hati akan menyelesaikan masalah. Kita terus mempertahankan kepahitan dan enggan untuk melepas pengampunan. Padahal tinggal menunggu waktu, sakit hati itu akan merusak kehidupan. Perlahan tapi pasti sakit hati akan membunuh kita. Tepat seperti apa yang dikatakan firman Tuhan, "Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati." (Ayub 5:2). Itu sebabnya firman Tuhan telah memberi jalan keluar mengenai hal ini. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kita, demikian pula segala kejahatan. (Efesus 4:31). Mulai hari ini, jangan lagi kita simpan sampah-sampah sakit hati. Tidak ada untungnya menyimpan sampah. Jika ada hal yang melukai hati kita, entah melalui ucapan atau perbuatan seseorang, selesaikanlah segera dengan hati yang lapang dan kepala dingin. Mintalah pertolongan dan kemurahan dari Tuhan agar Anda dapat dengan ikhlas mengampuni orang yang menyakitimu. [RS]