Ibu dari Wallace Stegner meninggal pada saat usianya 50 tahun. Di usia ke-80, Wallace menulis surat pada ibunya yang berjudul "Surat Yang Sangat Terlambat" dimana dalam surat itu ia memuji kebajikan ibunya yang tumbuh, menikah, dan membesarkan dua anak laki-laki dalam masa awal Amerika Serikat bagian barat yang sangat berat. Wallace ingat ibunya selalu menunjukkan kekuatannya melalui suaranya dan tidak pernah kehilangan kesempatan untuk bernyanyi serta mengucap syukur atas setiap berkat kecil ataupun besar selama hidupnya. Ibu Wegner bernyanyi saat hari-hari baik maupun saat ada banyak kejadian tidak baik yang sedang dialaminya.
Mudah bagi kita untuk menyanyikan pujian riang di kala hidup sedang baik dan sesuai harapan, namun mampukah kita bernyanyi pujian yang sama ketika masalah hidup datang bertubi-tubi? Mazmur 57 ditulis oleh Daud saat sedang bersembunyi di dalam gua untuk menghindar dari kejaran Saul. Saat itu Daud sangat terdesak dan terhimpit, ia memohon dengan sangat belas kasihan perlindungan dari Allah. Namun di tengah ketakutan itu, bagaimana Daud tetap dapat memuji Tuhan sekalipun keadaannya tidak baik? Karena keadaan apa pun tidak melunturkan rasa percayanya kepada Allah. Ia sepenuhnya yakin Allah akan melindunginya dalam naungan sayap-Nya. Pada akhirnya kita tahu bahwa perlindungan Tuhan nyata bagi Daud. Lakukanlah seperti Daud, saat kita terdesak dan terhimpit dalam keadaan di luar batas kemampuan, berserahlah pada Tuhan yang tak terbatas. Biarlah Tuhan bekerja dengan cara-Nya, dan dalam proses berserah kepada Tuhan, tetaplah naikan puji-pujian! [CK]