SENJATA ROHANI : DOA

Selasa,11 Agustus 2020

BACAAN ALKITAB HARI INI

Kisah Para Rasul 12:1-11

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Yesaya 15

AYAT HAFALAN

2 Korintus 10:4

RENUNGAN INSPIRASI

Rasul Paulus berkata bahwa senjata orang percaya bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi kuasa Allah, yang kita sebut sebagai senjata rohani. Menurut Derek Prince, seorang pengajar Alkitab, ada empat senjata rohani utama, yaitu doa, puji-pujian, pemberitaan Firman, dan kesaksian kita. Hari ini, kita akan membahas doa sebagai senjata rohani.
Doa mengandung begitu banyak aspek, salah satunya merupakan senjata yang harus dipakai dalam peperangan rohani. Doa tidak terbatas waktu dan tempat, ia diibaratkan seperti peluru yang tidak memiliki batasan daya jangkau. Dalam konteks bacaan Alkitab hari ini, doa merupakan suatu tindakan penyerangan. Pada masa itu gereja mengalami penindasan oleh Raja Herodes. Yakobus sebagai pemimpin gereja telah dihukum mati, Rasul Petrus ditangkap dan terancam akan dibunuh. Di dalam penjara, Rasul Petrus dijaga dengan ketat, di bawah penjagaan empat regu yang masing-masing terdiri dari empat prajurit. Alkitab menyatakan, "Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah." Sebelumnya Yakobus telah diambil dari antara mereka, dan kini Rasul Petrus sebagai pemimpin utama juga akan dibunuh. Kita dapat membayangkan kesungguhan jemaat dalam mendoakan pemimpin mereka kala itu. Tekun mendoakan berarti mereka melakukannya secara terus menerus, siang dan malam. Dalam Lukas 18:1 FAYH, Yesus menekankan pentingnya berdoa dengan tidak jemu-jemu sampai ada jawabannya. Ketika kita menggunakan doa sebagai senjata rohani, berarti kita perlu doa yang lebih intensif untuk mengundang campur tangan Tuhan. Pada akhirnya kita tahu, malaikat Tuhan sendiri yang menyelamatkan Rasul Petrus dengan cara yang ajaib. Inilah yang dimaksud Rasul Paulus dengan fungsi doa sebagai senjata untuk menyerang dan meruntuhkan benteng-benteng. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita menggunakan salah satu fungsi doa sebagai senjata rohani? [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah Anda sudah menggunakan doa sebagai senjata rohani?
2. Bagaimana sikap Anda ketika berdoa? apakah Anda sungguh-sungguh dalam berdoa? Apakah Anda tidak jemu-jemu dalam mendoakan sesuatu?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, selidikilah aku, apakah doaku terkesan basa-basi, apakah doaku tidak sungguh-sungguh. Mulai hari ini, aku belajar untuk menggunakan doa sebagai senjata rohani dengan sikap hati yang benar. Kiranya Tuhan memberiku hati yang sabar hingga aku mendapatkan jawaban-Mu. Dalam nama Yesus, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan tidak jemu-jemu.

HIKMAT HARI INI

Doa yang sungguh adalah senjata yang tidak terbatas dan tak terkalahkan.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com