Pernahkah Anda menghitung sudah berapa lama Anda menjalani hidup baru? Atau sudah berapa lama Anda menjadi pelayan Tuhan? Kebanyakan orang mengingat momen-momen penting yang terjadi dalam hidupnya sehingga bisa menjawab pertanyaan tersebut. Namun pernahkah Anda menakar bagaimana perjalanan rohani Anda bersama Tuhan selama ini? Apakah Anda masih memiliki gairah api yang menyala-nyala sama seperti dulu ketika awal Anda mengenal Dia, ataukah Anda telah kehilangan kasih yang mula-mula?
Banyak orang Kristen yang telah puluhan tahun menjadi pengikut Tuhan dan melayani segala pekerjaan-Nya namun seiring berjalannya waktu, seringkali sukacita melayani tergerus dan menjadi rutinitas belaka. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Tuhan menegur jemaat Efesus dengan keras bahwa sibuk melayani pekerjaan Tuhan tidak selalu menjadi pilihan yang menyenangkan hati Tuhan. Ada saatnya jauh lebih baik duduk diam di kaki Tuhan, karena pelayanan yang dilakukan tanpa kasih tidak akan mendatangkan kemuliaan bagi Tuhan. Belajar dari jemaat Efesus, meski tampak giat melayani pekerjaan Tuhan, sesungguhnya mereka telah jauh dari hadirat-Nya. Hari-hari ini kita perlu menjadi lebih peka dalam memeriksa hati kita sebelum melayani. Pastikan hati dan pikiran kita selalu haus dan lapar untuk bersekutu dengan Tuhan dan melakukan setiap tanggung jawab yang dipercayakan pada kita dengan tujuan memuliakan nama-Nya. Biarlah saat ini dan tahun-tahun yang akan datang, pelayanan kita tetap memiliki nyala api yang berkobar dan terus membara untuk nama Tuhan. [CK]