"Dikatakan Tuhan Maha Kuasa, lantas mengapa kita masih harus berdoa kepada Tuhan untuk meminta pertolongan? Mengapa Tuhan tidak langsung saja menolong kita?" Apakah pertanyaan-pertanyaan seperti itu pernah tersirat di dalam benak Anda? Di dalam tema spesial kita di bulan ini, yaitu 911, kita diingatkan bahwa hanya Tuhanlah sumber perlindungan kita yang dapat diandalkan. Tetapi, mengapa kita harus mencari Dia?
Di dalam Alkitab, semua orang yang pernah ditolong oleh Tuhan memiliki kesamaan, yaitu: mereka mencari Tuhan. Kita lihat Raja Daud yang selalu merendah di hadapan Tuhan dan meminta pertolongan. Kita bisa membaca Kitab Ester, di mana Ratu Ester berdoa dan berpuasa sambil memohon agar Tuhan meluputkan bangsa Israel dari rencana pembantaian. Kisah Raja Yosafat yang ketakutan ketika hendak diserang banyak kerajaan pada saat yang bersamaan, ia memutuskan untuk mencari Tuhan. Mereka semua tetap meminta Tuhan menolong mereka, dan di akhir dari semua kisah tersebut, Tuhan memberikan kemenangan bagi mereka. Kita juga membaca bangsa Israel yang "ditinggalkan" Tuhan karena mereka melupakan Allah setelah untuk waktu yang sangat panjang, Allah dengan setia selalu menyertai mereka. Tuhan akhirnya menghukum mereka dengan menyerahkan mereka kepada musuh mereka. Hanya setelah bangsa Israel bertobat dan kembali berseru kepada Tuhan, Tuhan kembali menyertai mereka. Ibrani 4:16 berbunyi: "Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya." Tahukah Anda, bahwa mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh adalah bentuk iman kita kepada Tuhan? Di saat kita berada di dalam kondisi terjepit, kita perlu berseru kepada Tuhan untuk menyatakan iman kita bahwa Tuhanlah penolong sejati kita. Mulai hari ini, marilah kita mendekatkan diri kepada Tuhan. Jangan ragu untuk berseru dan meminta pertolongan kepada-Nya. Ia sedang menunggu Anda berseru dan mencari-Nya. He’s just one call away. [JA]