Metanoia adalah sebuah kata dalam bahasa Yunani yang berarti perubahan pola pikir, akal budi, hati dan cara hidup. Perubahan yang dimaksud dalam metanoia adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Seperti yang kita ketahui, selama hidup manusia tidak bisa luput dari gelombang perubahan. Namun kendali arah perubahan itu tetap ada di tangan sang manusia itu sendiri, apakah mengarah ke arah yang lebih baik atau malah sebaliknya. Perubahan yang baik biasanya akan ditandai oleh suatu pertumbuhan, layaknya sebuah bibit yang jatuh ke tanah dan tertanam lama kelamaan akan tumbuh menjadi sebuah tunas, kemudian tumbuh tangkai, daun dan yang terakhir adalah kelopak.
Paulus adalah salah satu rasul yang mengalami proses metanoia yang luar biasa. Dalam Kisah Para Rasul 26:10-11 Paulus menceritakan bagaimana awalnya ia adalah seorang yang sangat benci kepada pengikut Kristus hingga tega menganiaya orang Kristen, memenjarakan bahkan memaksa pengikut Kristus untuk menyangkali iman mereka. Namun Tuhan melawat Paulus saat ia berada di Damsyik dan dari sanalah metanoia terjadi atas hidup Paulus. Ia berubah 180 derajat menjadi seorang yang militan dalam mengabarkan Injil dan segenap akal budi, pikiran dan hatinya tertuju hanya kepada Kristus. Paulus mengalami metanoia yang luar biasa, dan itu tercermin dari pelayanan dan pengajarannya. Hendaknya kita sebagai anak Tuhan pun mawas diri dengan segala kekurangan kita dan terus menerus berubah agar semakin menyerupai Kristus. Biarlah metanoia terjadi dan nyata terlihat dalam setiap kehidupan kita agar nama Tuhan dimuliakan. [EV]