Seorang hamba Tuhan bernama Reggie Joiner pernah menulis di dalam bukunya Think Orange, bahwa tidak ada satupun orang yang pernah melihat Allah. Tapi pengalaman pribadi, seperti pernah dijamah oleh Tuhan, pernah mengalami pelepasan, pernah dipulihkan oleh Tuhan secara spiritual, akan menjadi sebuah pegangan yang kuat di dalam pertumbuhan rohani (spiritual growth) mereka. Misalkan, mereka ditantang oleh orang-orang atheis, atau orang-orang yang tidak mempercayai Tuhan, mereka tidak akan mudah goyah oleh segala teori mereka. Kita mungkin tidak selalu menang dalam perdebatan, tapi pengalaman kita akan mengalahkan itu semua. Orang-orang yang pernah mengalami Tuhan secara pribadi, akan berpikir, "Aku mungkin tidak bisa menjelaskan secara teori tentang ada dan tidak adanya Tuhan, tapi aku percaya Ia sungguh ada. Karena Ia pernah menjamah hatiku."
Salah satu doa yang paling sering kita dapatkan dari mentor rohani kita pasti adalah: Agar kita mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Tahukah Anda, bahwa pengalaman mengalami Tuhan secara pribadi itu sangat penting? Mengapa? Pengalaman pribadi dengan Tuhan akan menjadi salah satu dasar iman kita mempercayai Tuhan. Sebaliknya, orang-orang Kristen yang tidak pernah mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan, pasti akan lebih mudah mempertanyakan keberadaan Tuhan di saat-saat sulit, atau ketika mereka tidak bisa menjelaskan eksistensi Tuhan. Mereka akan dengan mudah mengalami goncangan dalam iman mereka. Pernahkan Anda berpikir, bahwa orang-orang yang bersikeras bahwa Tuhan itu tidak ada, adalah orang-orang yang tidak pernah mengalami Tuhan secara pribadi? Raja Daud pernah menulis: "Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah." Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik." Perjumpaan pribadi dengan Tuhan tidak hanya memperkuat iman kita, tapi cara hidup kita pun akan berubah sepenuhnya dan kita akan menjadi berbeda dari orang-orang yang tidak mengenal Allah. Mulai hari ini, jika Anda sedang mengejar spiritual growth, jangan terlalu berfokus pada seberapa banyak Anda tahu teori, tapi kejarlah yang satu ini: Perjumpaan pribadi dengan-Nya. This is priceless. [JA]