SIGNS OF SPIRITUAL MATURITY

Rabu,18 Maret 2020

BACAAN ALKITAB HARI INI

1 Korintus 3:1-9

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Mazmur 70

AYAT HAFALAN

Ibrani 5:12

RENUNGAN INSPIRASI

Tujuan dari pertumbuhan rohani adalah kedewasaan rohani. Apakah yang menjadi tanda-tanda (ciri-ciri) dari kedewasaan rohani? Banyak orang yang merasa sudah dewasa secara rohani, tapi kenyataannya tidak. Mereka seperti jemaat di Korintus yang tahu Firman Allah tanpa menghidupi firman itu sendiri. Bahkan Rasul Paulus berkata dalam 1 Korintus 1:7, mereka “tidak kekurangan dalam suatu karuniapun.” Artinya, mereka mengalami kemurahan Tuhan dalam setiap area hidup mereka dan sungguh diberkati dengan karunia dan hikmat dari Roh Kudus. Sayangnya, karunia itu malah menjadi celah dosa bagi para jemaat. Perpecahan dalam jemaat Korintus terjadi karena setiap orang melihat dirinya lebih baik daripada orang lain. Pemikiran ini menciptakan kubu di dalam jemaat dan yang terjadi adalah mereka saling berkompetisi. Jika dapat dibahasakan secara sederhana, mereka menganggap diri paling benar dan memiliki pemahaman paling baik. Akhirnya betul apa yang dikatakan Rasul Paulus, mereka menjadi iri hati dan suka berselisih, dan menyebut jemaat Korintus adalah manusia duniawi yang hidup secara manusiawi.

Melalui pernyataan Rasul Paulus tentang jemaat di Korintus, secara tidak langsung kita dapat mengetahui orang yang dewasa rohani justru orang-orang yang cinta damai dan menjauhkan diri dari pertikaian dan perselisihan. Mereka adalah orang-orang yang rendah hati dan mengutamakan kepentingan orang lain. Lihat kepada Rasul Paulus yang sudah mengalami kedewasaan rohani, ia berkata “Siapakah saya dan siapakah Apolos, sehingga kami dijadikan bahan pertengkaran? Kami hanyalah hamba Allah dengan karunia kami masing-masing, dan dengan pertolongan kami Saudara menjadi percaya.”(I Korintus 3:5, FAYH). Sekarang cek kehidupan Saudara, sudahkah tanda-tanda kedewasaan rohani ada dalam kehidupan dan perilaku kita? Atau jangan-jangan kehidupan kita sama seperti jemaat di Korintus, yang tahu Firman Allah tapi tidak menghidupinya? [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Bagaimana kehidupan rohani Anda saat ini?
2. Apa yang dapat Anda upayakan untuk mencapai kedewasaan rohani?

POKOK DOA

Bapa, aku mau menjadi orang yang dewasa rohani. Aku mau belajar Firman-Mu dan menghidupinya dalam kehidupan sehari-hari, agar setiap orang dapat melihat Engkau melalui kehidupanku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Mulailah praktikkan Firman Allah dalam kehidupan sehari-hari. Upayakan kedamaian dan hindari perselisihan.

HIKMAT HARI INI

Orang yang dewasa rohani mampu melihat diri sebagai hamba Kristus dan melihat orang lain sebagai kawan sekerja Allah.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com