Steve Jobs, nama yang tidak asing bagi kita. Ia adalah salah satu founder dari perusahaan yang menciptakan Personal Computer (PC) pertama di dunia, yaitu Apple. Yang sering tidak kita sadari adalah pendiri Apple yang kedua, yaitu Steve Wozniak, seorang jenius yang menciptakan teknologi dibalik layar. Tanpa Wozniak, Apple tidak akan menciptakan sebuah inovasi baru. Tanpa Jobs, Apple tidak dapat menjual inovasi yang telah dibangun. Inilah bukti bahwa kerja sama yang baik membawa dampak yang besar.
Dengan siapa kita bekerja sama, menjadi sebuah penentu besar akan keberhasilan kita dalam hidup. Salah satu kisah yang mendeskripsikan kerja sama yang baik adalah kisah orang lumpuh di Kapernaum. Sebetulnya orang lumpuh ini tidak mengetahui kedatangan Yesus, tetapi keempat temannyalah yang mendengar dan memberitahukan dia bahwa Yesus dapat menyembuhkan sakitnya. Mereka kemudian bersama-sama menggotong orang lumpuh itu. Sayangnya mereka tidak bisa masuk karena ada banyak sekali kerumunan orang saat itu. Akhirnya mereka bekerja sama untuk naik ke atas atap rumah dan membongkarnya, kemudian menurunkan orang lumpuh tersebut secara perlahan di hadapan Tuhan Yesus. Tuhan berfirman, dan seketika orang lumpuh itu dapat berjalan. Lihatlah bahwa Tuhan turun tangan dalam kerja sama sebuah tim/kelompok yang tepat. Saat kita memiliki orang yang tepat sebagai partner, dimanapun kita berada segala sesuatu yang dikerjakan akan membawa dampak yang besar. Oleh karena itu, penting untuk kita bertanya dan meminta hikmat kepada Tuhan untuk memilih orang yang tepat baik dalam studi, pekerjaan, pelayanan, bahkan memilih pasangan hidup. [KH]