JANGAN LUPA INTROSPEKSI

Senin,24 Juni 2019

BACAAN ALKITAB HARI INI

Matius 7:1-5

BACAAN NDC BIBLE STUDY

2 Samuel 13

AYAT HAFALAN

Matius 7:3

RENUNGAN INSPIRASI

Di pegunungan tinggi Tibet, terdapat 2 biara yang berdekatan dan terlihat mirip. Meski begitu, keadaan di dalamnya sungguh bertolak belakang. Biara 1 merupakan tempat belajar yang tenteram dan teduh di mana semua penghuninya hidup dengan harmonis, damai, dan bahagia. Sebaliknya, keadaan di Biara 2 bagaikan menyimpan api dalam sekam. Hampir setiap hari ada penghuninya yang berselisih dan ribut. Kehidupan di sana sungguh tidak harmonis. Kepala Biara 2 akhirnya mengutus salah satu murid untuk menyelidiki apa yang membuat keadaan di Biara 1 begitu harmonis. Singkatnya, murid tersebut kembali dan menyampaikan bahwa orang-orang di Biara 1 sering melakukan kesalahan. Saat ia memasuki aula utama Biara 1, lantai aula itu sedang dipel. Saat itu ada orang lain yang ikut masuk bersamanya dan orang itu tergelincir karena lantai masih basah. Melihat hal itu, orang yang sedang mengepel buru-buru berkata, "Maaf, ini salah saya. Saya menggunakan terlalu banyak air untuk mengepel." Mendengar hal itu, orang yang tergelincir juga meminta maaf. "Saya yang seharusnya meminta maaf. Saya kurang berhati-hati dan tidak melihat bahwa Anda sedang mengepel. Malah saya mengotori lagi lantai yang sedang Anda pel." Mendengar laporan itu, Kepala Biara 2 tersenyum dan mengerti bahwa kunci keharmonisan adalah introspeksi diri.
Dari kisah di atas, kita belajar bahwa salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk mengatasi perselisihan adalah introspeksi diri. Banyak dari kita berselisih karena selalu melihat kesalahan yang ada pada orang lain, tapi tidak bisa melihat kesalahan pada diri sendiri. Di dalam suatu pertengkaran, ada istilah kalah jadi abu, menang jadi arang. Artinya, tidak ada pihak yang benar-benar menang. Daripada selalu menyalahkan orang lain, lebih baik kita melihat jauh ke dalam diri kita untuk memperbaiki segala kekurangan sehingga pada akhirnya kita juga mengurangi celah untuk melakukan kesalahan. Saat Anda mulai introspeksi diri, berarti Anda juga turut mengupayakan unity/kesatuan. Ada banyak hal-hal positif yang didapatkan ketika kita mau mengintrospeksi diri kita. Mulai hari ini, setiap kali Anda menemukan potensi perselisihan, dahulukan untuk introspeksi diri dan minta maaf. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Ketika Anda menghadapi suatu perselisihan, pernahkan Anda terlebih dahulu introspeksi diri dan meminta maaf?
2. Apa yang terjadi ketika Anda mulai mendahului untuk melakukan introspeksi diri dan meminta maaf?

POKOK DOA

Tuhan Yesus, ampuni aku jika selama ini aku masih sering berselisih dengan sesamaku. Aku tahu bahwa kau membenci perselisihan dan aku berjanji akan berupaya untuk menghindarinya. Bantu aku ya Bapa untuk dapat menguasai diriku dan melakukan introspeksi diri. Terima kasih Yesus, di dalam nama Tuhan Yesus, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Introspeksi diri kita ketika gesekan mulai akan muncul.

HIKMAT HARI INI

Blaming ohers is inversely proportional to self introspection.
Menyalahkan orang lain berbanding terbalik dengan introspeksi diri.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com