Sebagai seorang ksatria Israel yang hebat, Abisai memiliki insting yang tajam dan selalu sigap untuk melenyapkan semua musuh yang mengancam tuannya Daud. Ketika ia menemani Daud untuk menerobos ke perkemahan Saul, Abisai sebenarnya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk membunuh Saul namun ia tetap meminta izin terlebih dahulu kepada Daud. Niat yang sama juga timbul ketika Abisai melihat Simei. Dalam dua kali pertemuannya dengan Simei, dua kali pula ia meminta kepada Daud agar diijinkan untuk membunuh Simei (2 Samuel 16:9, 19:21). Abisai menghormati Daud dengan selalu menanyakan pendapat Daud terlebih dahulu dan pada akhirnya selalu menuruti segala perintah tuannya, terlepas dari keinginan hatinya.
Meminta petunjuk dari Tuhan sebelum bertindak sangatlah penting, apalagi jika berkaitan dengan keputusan besar dalam hidup seperti menikah atau berinvestasi dalam jumlah besar. Kita perlu mempertimbangkan segala sesuatunya secara matang sebelum mengambil keputusan, dan jika diperlukan kita dapat berkonsultasi dengan orang yang lebih bijak dan berhikmat. Oleh karena itu, tidak peduli situasi apa pun yang sedang kita hadapi, dalam kondisi hati apapun kita sekarang ini, belajarlah untuk selalu bertanya dan meminta izin dahulu terutama kepada Tuhan. Jangan memutuskan sesuatu secara gegabah apalagi ketika hati kita sedang kalut. Biasakan agar keputusan dan tindakan kita senantiasa terarah dan selaras dengan kehendak Tuhan. (EK)