Menurut survey yang dilakukan oleh majalah Forbes pada tahun 2009, sekitar enam puluh persen dari 793 orang miliarder di dunia membangun kesuksesannya mulai dari titik terendah. Salah satu contohnya adalah Michael Dell, pendiri perusahaan Dell ini dahulunya adalah seorang pencuci piring di restoran Cina yang diupah $2,3/jam. Sedangkan James Cameron, sutradara film-film box office seperti Terminator, Titanic, dan Avatar ternyata pernah bekerja sebagai sopir bus sekolah. Steve Jobs pun sebelum akhirnya dikenal sebagai pendiri perusahaan Apple yang melegenda sampai saat ini, dulunya pernah menjual Blue Box, sebuah alat untuk menelepon secara illegal. Orang-orang besar ini telah mencapai puncak kesuksesannya bukan dengan cara instan, melainkan dengan melalui proses yang panjang.
Dalam alkitab, Daud tercatat sebagai salah satu raja yang dimiliki oleh bangsa Israel. Meski Daud telah diurapi sebagai raja pilihan Tuhan pada usia 16 tahun, namun ia baru dilantik menjadi raja secara resmi saat berumur 30 tahun. Selama 14 tahun lamanya Tuhan memproses Daud menjadi pemimpin bangsa Israel. Bermula dari seorang gembala domba, Daud kemudian menjadi pemain kecapi bagi Saul, lalu ia menjadi tentara, dan setelah itu ia diangkat menjadi raja Yehuda, sampai akhirnya dilantik menjadi raja atas bangsa Israel. Proses itu pun pasti ada bagi kita yang ingin meraih keberhasilan dalam hidup. Kita perlu bersabar melalui proses demi proses yang Tuhan ijinkan. Beratnya tantangan dan kesulitan memang terkadang membuat kita ingin menyerah di tengah jalan, namun tetaplah setia dalam proses pembentukan, mohonlah kepada Roh Kudus untuk hadir menguatkan Anda. Percayalah bahwa suatu saat proses yang Anda alami hari ini akan terbayar manis suatu hari nanti. (FD)