Ada banyak orang begitu semangat ingin mewujudkan resolusi tahun barunya, namun sayang tidak disertai dengan perencanaan yang matang. Sehingga daftar resolusi yang telah dibuat akhirnya tidak terlaksana. Bicara tentang perencanaan, maka hampir seluruh aspek kehidupan membutuhkan perencanaan. Bahkan banyak orang tua saat ini telah melakukan perencanaan yang matang bagi anaknya sejak masih dalam kandungan. Seperti mempersiapkan kebutuhan sang anak, biaya pendidikan dan hal-hal lainnya. Orang yang terbiasa melakukan perencanaan memang bukan tanpa kegagalan, namun orang tersebut pasti akan terarah semakin dekat dengan tujuan yang diimpikan.
Di dalam Alkitab, Yesus Kristus memandang penting sebuah perencanaan. Dia berkata, bila seseorang ingin membangun sebuah menara, maka ia harus duduk dan membuat perencanaan terlebih dahulu. Orang tersebut perlu menghitung berapa biaya yang dibutuhkan, bahan apa yang akan digunakan, berapa lama waktu penyelesaiannya, dan siapa saja orang yang bekerja untuk membangun sebuah menara (Lukas 14:28-30). Saat ini Anda mungkin memiliki beberapa daftar resolusi tahun baru, agar resolusi tersebut dapat tercapai Anda dapat mencoba melakukan metode perencanaan berikut ini. Pertama, tetapkan terlebih dahulu resolusi yang realistis yang bisa dicapai, kemudian bagilah daftar resolusi dengan teliti menjadi beberapa bagian dalam tindakan keseharian, kemudian lakukan evaluasi secara berkala dari tindakan harian. Bila perlu libatkan beberapa orang terdekat Anda untuk memberikan dukungan dalam mewujudkan resolusi Anda. Dan hal yang terakhir adalah jalanilah dengan komitmen yang tinggi. Firman Tuhan berkata, "Orang bijaksana selalu berpikir sebelum bertindak, tetapi orang bodoh bertindak sembrono sehingga menunjukkan kebodohannya. (Amsal 13:16 FAYH). Hari ini apakah Anda telah melakukan perencanaan yang matang untuk mewujudkan resolusi tahun baru ? (FD)