Hari Natal adalah hari di mana Allah menyatakan keselamatan-Nya bagi manusia berdosa. Hari itulah yang telah ditunggu-tunggu oleh para nabi dan orang-orang yang menyelidiki Kitab Suci (1 Petrus 1:10). Hari Natal pertama 2000 tahun yang lalu telah mengubah sejarah hidup manusia. Firman Tuhan berkata, "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Lukas 2:11). Ungkapan kata "Hari ini", berarti "waktunya Allah menggenapi apa yang direncanakan-Nya." Hari dimana Allah menyelamatkan manusia dari hukuman dan kebinasaan.
Hari penyelamatan yang tertulis dalam firman Allah itu pun telah tiba juga bagi kita yang hidup di masa kini. Yesus membuka pintu keselamatan bagi semua orang berdosa untuk percaya kepada-Nya. Keselamatan yang Yesus tawarkan bukan hanya selamat dari api neraka. Kata "menyelamatkan" (Yunani: Sozo) berarti "menyelamatkan dari bahaya, membuat utuh/memulihkan dan menyembuhkan" (Kisah Para Rasul 2:42). Dalam makna dari kata itu terangkum keadaan baik secara jasmaniah maupun rohani manusia. Saat ini setiap kita memiliki kesempatan untuk mengalami hari penyelamatan itu, apabila kita tidak mengeraskan hati dan menerima Yesus sebagai Juruselamat dalam hidup kita. Renungan Firman Allah hari ini menyatakan: Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman" (Ibrani 3:15). Karena itu, mari buka hati dan terimalah Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupmu. Tuhan berjanji, Ia akan menjamin kehidupanmu baik saat Anda hidup di dunia ini hingga kehidupan yang kekal bersama-Nya. Bila Anda telah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda, jangan lupa juga untuk mewartakan hari penyelamatan ini kepada orang-orang yang belum percaya. (FD)