PERSPEKTIF

Jum'at,28 Desember 2018

BACAAN ALKITAB HARI INI

Bilangan 13:25-33

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Imamat 12

AYAT HAFALAN

Filipi 4:8

RENUNGAN INSPIRASI

Perspektif adalah cara pandang atau sudut pandang. Cara pandang kita atas kehidupan akan memengaruhi masa depan kita. Orang yang selalu memiliki perspektif yang negatif biasanya bersikap pesimis, ragu-ragu dan cenderung bertindak atau mengambil keputusan yang negatif. Tak sedikit orang yang punya perspektif keliru seperti ini, sehingga ada banyak kesempatan-kesempatan emas dalam hidupnya yang lewat begitu saja. Contohnya, seseorang yang memilih mundur dalam sebuah perlombaan ketika tahu bahwa dia akan menghadapi lawan tertentu, karena menurutnya dia pasti kalah. Padahal belum tentu demikian.

Saat bangsa Israel hendak masuk ke tanah Kanaan, Musa mengirim dua belas pengintai untuk mengamati keadaan wilayah yang akan mereka masuki dan duduki itu. Walau mereka pergi secara bersamaan dan mengamati wilayah yang sama, namun mereka membawa pulang hasil yang berbeda. Meskipun mereka semua setuju bahwa Kanaan adalah negeri yang subur dan memiliki kekayaan alam yang melimpah, namun mengenai penduduk yang mendiami negeri itu, mereka berbeda pendapat. Sepuluh pengintai melihat penduduk Kanaan sebagai lawan yang menakutkan dan tidak terkalahkan. Sedangkan dua orang lainnya, yaitu Kaleb dan Yosua walau melihat penduduk Kanaan yang sama, tetapi mereka mengarahkan pandangan mereka kepada Tuhan. Sambil mengoyakkan jubahnya, mereka berkata, “Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya” (Bilangan 14:8). Perbedaan cara pandang ini memberikan hasil akhir yang sangat jauh berbeda. Sepuluh orang pengintai yang pesimis itu tidak dapat masuk ke Tanah Perjanjian. Perspektif kita akan sangat menentukan keputusan yang akan kita ambil, dan keputusan yang kita ambil akan menentukan hasil akhir yang akan kita peroleh. Sebagai orang percaya, penting bagi kita untuk memiliki perspektif yang benar, cara pandang yang sesuai dengan kebenaran firman Allah. Belajarlah dari sikap positif Kaleb dan Yosua, karena sikap tersebut akan memberikan perbedaan yang signifikan bukan saja kepada diri sendiri, tapi juga bagi orang lain. Teruslah latih pikiran Anda agar memiliki perspektif yang positif, yang benar dan sesuai dengan kehendak Allah (Filipi 4:8). (EK)

REFLEKSI DIRI

1. Apa yang dapat Anda lakukan jika pikiran Anda terbebani oleh perspektif negatif yang membatasi kesuksesan Anda?
2. Bagaimana cara Anda mengubah perspektif Anda? Perubahan apa yang akan Anda buat hari ini dalam jadwal, hubungan, atau sikap?

POKOK DOA

Bapa di sorga, jika masih ada perspektif negatif yang memengaruhi hidupku, aku mohon agar Engkau menolong aku untuk dapat mengubah hal itu menjadi positif. Kuasailah pikiran dan hatiku, Tuhan, agar hidupku dapat menggenapi rencana-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Mintalah kepada Tuhan untuk mengidentifikasi perspektif negatif yang telah mengikat Anda selama bertahun-tahun dan minta Tuhan untuk menolong Anda mengubah perspektif Anda.

HIKMAT HARI INI

Waktu yang Anda habiskan dengan niat untuk mempelajari Firman Allah dan berdoa adalah pembaharuan rohani dalam pikiran Anda. Jika Anda tidak melakukan itu, Anda tidak akan memiliki kekuatan untuk berubah. - Rick Warren
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com