Dalam dunia ini, tidak ada satu manusia pun yang dapat memberi jaminan 100%
bahwa apa yang direncanakannya pasti selalu berhasil. Akan ada rencana-rencana
yang gagal, meskipun telah dipersiapkan begitu rapi dan penuh pertimbangan. Jim
Ron, seorang motivator dunia, dalam salah satu bukunya pernah berkata, "Dalam
sebuah perencanaan selalu ada kemungkinan untuk gagal, perencanaan tanpa
kemungkinan gagal hanya ada dalam buku agenda (book list) milik Tuhan."
Allah memang seorang Planner yang terbaik, melebihi siapapun di alam semesta
ini. Apapun yang Dia rencanakan selalu berjalan dengan baik dan berhasil.
Ketika manusia jatuh dalam dosa, mungkin iblis berpikir bahwa Allah telah gagal
dan kalah. Namun justru melalui kejatuhan manusia, Dia merencanakan karya
Agung-Nya untuk menyelamatkan umat manusia. Dari zaman ke zaman, rencana-Nya
berjalan begitu rapi, terinci dan tepat. Puncak dari rencana keselamatan itu
akhirnya tiba saat Yesus Kristus lahir ke dalam dunia. Melalui Yesus Kristus-
lah, kini manusia memiliki jaminan untuk menerima kehidupan yang kekal di dalam
kerajaan sorga (Yohanes 6:47). Melalui kebenaran ini, kita dapat belajar bahwa
rencana Tuhan itu sempurna. Dia bukan hanya memberikan hidup kekal kepada
setiap orang percaya, namun Dia juga berjanji akan selalu bersama dengan kita
sampai akhir pertandingan iman. "Allah sendiri yang memulai pekerjaan yang baik
itu padamu, dan saya yakin Ia akan meneruskan pekerjaan itu sampai selesai pada
hari Kristus Yesus datang kembali" (Filipi 1:6 BIS). Tangan-Nya yang tidak
kelihatan itu senantiasa bekerja untuk meneguhkan, membela dan menopang hidup
kita. Hari ini mungkin badai persoalan tengah membuat Anda lemah dan putus asa.
Anda mungkin berkata: "Masalah ini begitu berat, saya tidak lagi memiliki masa
depan" atau "Saya sudah kehilangan dasar untuk percaya dan berharap kepada
Tuhan!" Ketahuilah bahwa hal itu bukanlah akhir dari segalanya. Tuhan pasti
akan memberikan petunjuk-petunjuk-Nya sehingga Anda dapat keluar dari masalah.
Dia berjanji akan menjadikan Anda lebih dari seorang pemenang (Roma 8:37).
Perkatakanlah kalimat ini dengan iman, "Tantangan sebesar apapun yang saya
hadapi tidak akan mampu menggagalkan rencana Tuhan yang sempurna atas hidupku."
(FD)