Dalam serial Netflix ‘The Crown’, ada sebuah adegan dimana Pangeran Phillip sedang mengobrol dengan Raja George, ayah dari isterinya, Puteri Elizabeth II yang saat itu belum menjadi Ratu. Pangeran Phillip sedang bercerita bagaimana ia berusaha menjadi pendamping untuk Puteri Elizabeth. Ia harus belajar banyak tentang protokol-protokol Kerajaan Inggris, kemudian mengikuti banyak acara resmi Kerajaan, mengikuti kelas-kelas Kerajaan, semuanya untuk menjadi suami yang baik untuk Puteri Elizabeth. Raja George mendengarkan, kemudian berkata dengan perlahan, bahwa yang terutama bukanlah pelajaran-pelajaran yang ia ikuti, tetapi yang terutama adalah mencintai Elizabeth. Raja George mengatakan kepada Pangeran Phillip untuk mengikuti semuanya namun tidak mengindahkan yang paling utama, yaitu untuk setia mendampingi, menjaga, dan terus mengasihi Elizabeth.
Selama sebulan ini, kita sudah membahas banyak hal tentang hikmat. Bagaimana hikmat itu penting dalam kehidupan kita, bagaimana hikmat bisa membuat kita cerdas, berhasil, dan bisa mengambil keputusan dengan bijaksana. Raja Salomo telah menjadi inspirasi terbesar kita dalam hal hikmat. Namun, jangan pernah kita lupakan, bahwa dalam Kitab Pengkhotbah yang ditulis oleh Salomo, ia ingin agar kita tidak melupakan kunci yang terawal dan terpenting dalam mencari hikmat, yaitu "Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang" (Pengkhotbah 12:13). Belajar dan menambah pengetahuan, memang penting namun jangan lupakan dasar dari hikmat dan pengetahuan kita, yaitu: hidup takut akan Tuhan. Oleh karena itu, tetaplah setia untuk hidup berpegang kepada Firman Tuhan. Jadikan firman-Nya sebagai dasar hidup kita. Karena hanya dengan melakukan hal tersebut, kita akan menikmati janji-janji Tuhan secara penuh, yaitu: kemakmuran, nama yang baik serta umur yang panjang. (JZ)