Setiap hari kita tentu berdoa kepada Tuhan, memohon agar Ia memberikan kesehatan, berkat, keluarga yang harmonis, pekerjaan yang baik dan sebagainya. Dan memang Tuhan berjanji untuk memberikan apa yang kita minta kepada-Nya. Namun pertanyaannya, apabila setelah sekian lama kita berdoa memohon sesuatu dan permohonan kita itu belum juga dijawab Tuhan seperti yang kita harapkan, apakah kita akan tetap setia dan berpegang kepada perintah-Nya?
Lewat bacaan firman Tuhan hari ini, kita belajar bagaimana sikap Raja Daud saat Tuhan belum menjawab doa permohonannya. Daud dalam satu bagian mazmurnya, berdoa agar Tuhan menolongnya dari ancaman para musuh yang hendak mencelakakan dirinya. Tidak disebutkan siapa musuhnya. Namun, ancaman musuh ini membuat hidupnya sangat menderita. Untuk itu, ia berkali-kali berdoa memohon kepada Tuhan. Hebatnya, sekalipun Daud berdoa dan Tuhan belum mengulurkan tangan untuk menolongnya, namun Daud tetap setia menaati setiap perintah Tuhan dalam hidupnya. "Hampir saja mereka berhasil membunuh aku, tetapi aku tidak mengabaikan perintah-Mu" (Mazmur 119:87 BIS). Imannya tidak hanya sebatas jawaban doa saja. Ia tetap beriman dan menjalani setiap kehendak Tuhan. Dia tahu bahwa Allah yang disembah oleh nenek moyangnya adalah Allah yang setia pada apa yang Dia janjikan. Dia pun percaya, Tuhan pasti akan menjawab doanya pada waktu yang tepat. Apakah selama ini Anda telah berdoa kepada Tuhan begitu lama, namun belum juga dijawab oleh Tuhan? Jangan Anda menjadi putus asa atau pesimis. Fokuskanlah diri Anda untuk melakukan kehendak Tuhan. Percayalah, Tuhan pasti menjawab doa Anda tepat pada waktunya. Dia tidak pernah terlambat. Kesetiaan-Nya dalam hidup kita sangat terbukti. Mintalah kekuatan dan penghiburan dari Roh Kudus agar Anda tetap setia senantiasa kepada perintah-Nya. (FD)