Aku baru pulang dari luar kota setelah selama satu bulan aku meninggalkannya untuk pergi bertugas di luar kota. Betapa terkejutnya aku saat mendapati di antara tanaman bunga yang indah berwarna-warni itu, kini telah tumbuh rumput-rumput liar yang merusak pemandanganku, bahkan daun-daun mati yang berserakan semakin membuat pemandangan yang tidak enak dilihat. Aku pun segera mengambil peralatan kebunku dan mulai membersihkan rumput-rumput liar dan daun-daun yang berserakan itu.
Hidup manusia ibarat taman bunga yang ditumbuhi oleh bunga-bunga yang indah dan rumput-rumput liar. Bunga ibarat kebahagiaan dan rumput liar adalah kekhawatiran. Jika kita membiarkan kebahagiaan yang tumbuh di hati maka hidup kita akan bahagia. Tetapi jika kita membiarkan kekhawatiran tumbuh melebihi kebahagiaan, maka kedamaian kita akan rusak. Firman Tuhan dengan jelas berkata bahwa kekhawatiran tidak dapat menambahkan umur manusia atau memberikan sesuatu yang membuat kita merasa lebih tenang (lihat Matius 6:27). Persoalannya, banyak orang lebih suka membiarkan kekhawatiran tumbuh, bahkan lebih subur dari kebahagiaan. Sehingga hidup kita yang seharusnya indah, menjadi penuh dengan tekanan. Hanya diri kita sendiri yang dapat membuat taman kehidupan kita tetap terlihat indah dan bukan orang lain. Jangan biarkan kekhawatiran itu bertumbuh dan menguasai hidup Anda. Pilihlah untuk selalu mempercayai Tuhan dan rencana-Nya dalam hidup Anda. (EK)