Kurma pernah menjadi salah satu makanan pokok di daerah Timur Tengah. Tanaman ini diyakini berasal dari Teluk Persia. Tanaman yang memiliki nama Latin Phoenix dactylifera ini memiliki rasa yang manis namun tidak memiliki aroma buah yang khas. Berbeda dengan buah jeruk. Jeruk yang memiliki rasa asam dan manis ini, memiliki aroma wangi yang sangat khas. Ketika kulit buah jeruk dikupas, aromanya akan menyebar hingga ke seluruh ruangan sehingga keberadaannya dapat diketahui sekalipun tidak terlihat. Kurma dan jeruk menggambarkan dua sisi kehidupan orang percaya. Ada orang percaya yang telah mengecap manisnya kasih Tuhan, rajin melayani di gereja namun keharuman karakter Kristus tidak tercium oleh orang-orang disekelilingnya. Orang yang demikian sama seperti buah kurma yang rasanya manis namun tidak memiliki aroma. Sedangkan buah jeruk, menggambarkan kehidupan orang percaya yang terlihat buah pertobatannya, hidup dalam kasih, limpah dengan perbuatan baik. Sehingga keharuman karakter Kristus begitu sangat dirasakan oleh orang sekitarnya.
Ayat bacaan firman Tuhan hari ini adalah kesaksian dari Rasul Paulus tentang hidupnya. Kemana pun Paulus pergi memberitakan injil, orang banyak selalu dapat menikmati keharuman Kristus dalam hidupnya. Baik itu lewat pertobatannya, totalitasnya dalam pelayanan, kebaikan hati, hingga buah Roh Kudus yang nampak dalam hidupnya. Kehadirannya sungguh-sungguh menjadi berkat bagi saudara seiman dan orang yang belum percaya. "Bagi Allah, kami merupakan bau harum yang menyegarkan, yaitu keharuman Kristus yang ada di dalam kami, dan yang tercium oleh orang-orang di sekitar kami, baik yang sudah diselamatkan maupun yang belum" (2 Korintus 5:15 FAYH). Bagaimana dengan kita? Adakah keharuman karakter Kristus telah tercium oleh orang lain? Tentu, jawabannya berbanding lurus dengan seberapa banyak orang diberkati lewat kesaksian hidup kita sehari-hari. Oleh karena itu, mari kita sama-sama belajar mengenakan karakter Kristus setiap hari (lihat Galatia 5:19-23). Jadilah saksi-saksi Kristus di mana pun kita berada. Jangan lupa untuk selalu mengandalkan Roh Kudus agar Anda dimampukan untuk menjadi saksi Kristus. (EK)