Meski Sibuk Tetap Melayani

Senin,18 Desember 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI

Yohanes 9:1-41

AYAT HAFALAN

Yohanes 9:4

RENUNGAN INSPIRASI

Kesibukan kita dalam bekerja seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak melayani. Bruno Hagspiel, seorang hamba Tuhan yang hidup di abad ke-19 pernah bercerita bagaimana dia mendapat pengalaman berharga saat awal pelayanannya. Suatu saat Tuhan memberinya tugas untuk melayani, tapi dia berkata, “Engkau mencari orang lain saja, tunggu sampai saya selesai bekerja.” Meski dalam hatinya merasa bersalah karena mengatakan hal tersebut. Waktu pun berlalu dan dia melupakan perintah Tuhan itu. Suatu saat, Bruno membutuhkan pertolongan Tuhan; dia membutuhkan-Nya dengan segera. Bruno pun datang berdoa kepada Tuhan memohon pertolongan-Nya. Tapi dalam hatinya, ia mendengar suara yang berbicara, “Nak, saya sangat sibuk. Cobalah kamu mencari orang lain, atau tunggu sampai saya selesai bekerja.” Sejak saat itu Bruno berkata dalam hatinya, “Sekarang bila Tuhan membutuhkan saya, saya tidak akan pernah menghindar. Saya akan menghentikan pekerjaan saya sendiri, agar bisa melakukan pekerjaan Tuhan. Dan kesibukan saya bisa ikut menemani, atau menunggu sampai saya selesai. Tak ada orang lain yang bisa melakukan tugas yang Tuhan telah berikan kepada saya.”
Kisah Bruno Hagspiel mengingatkan kita agar tidak melupakan Tuhan dan tanggung jawab yang diberikan-Nya. Sesibuk apapun kita, janganlah kita menghindar dari tugas yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Tuhan Yesus dalam masa pelayanan-Nya pernah berkata, “Kita semua harus dengan cepat melaksanakan tugas-tugas yang telah dibebankan kepada kita oleh Dia yang mengutus Aku, karena waktunya tinggal sedikit lagi sebelum malam tiba dan semua pekerjaan berakhir” (Yoh. 9:4 FAYH). Selama masih ada kesempatan, marilah kita melayani pekerjaan Tuhan di dalam dunia ini. Karena akan tiba saatnya, kita tidak punya kesempatan lagi. Kendati pun kita mau melayani, tapi kita sudah tidak bisa lagi. (DF)

REFLEKSI DIRI

1. Berapa kali Tuhan pernah meminta Anda untuk melayani pekerjaan-Nya? Apa respon Anda terhadap panggilan itu?
2. Mengapa kita harus turut mengerjakan pekerjaan Tuhan selagi kita masih hidup? Komitmen apa yang ingin Anda buat?

POKOK DOA

Bapa di sorga, aku sadar ketika Engkau meminta aku untuk melayani, artinya Engkau ingin agar aku bisa terlibat dalam pekerjaan-Mu yang besar. Hari ini aku berkomitmen untuk melayani Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Sadari dalam hati bahwa melayani adalah sebuah kesempatan. Jangan sia-siakan kesempatan itu. Responi panggilan Tuhan dan layanilah Dia dengan segenap hatimu.

HIKMAT HARI INI

Melayani Tuhan adalah sebuah kesempatan yang istimewa, karena jika kesempatan itu sudah berlalu, kita tidak akan bisa melayani lagi walaupun kita ingin melakukannya.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com