Tidak Sekedar Melakukan

Sabtu,09 Desember 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI

Matius 15:1-10

AYAT HAFALAN

Matius 15:8-9

RENUNGAN INSPIRASI

Lance Armstrong Foundation atau yang biasa dikenal dengan LiveStrong, adalah sebuah organisasi yang menggalang dana atau sumbangan dalam bentuk uang, untuk memberantas kekerasan dan bullying. Organisasi ini sangat besar dan menuai banyak pujian karena fokus mereka dalam memberantas kekerasan yang terjadi di dunia. Namun, ada sebuah fakta yang menyedihkan. Pada tahun 2010, LiveStrong menggunakan dana sumbangan sebesar US$500,000 (setengah juta dolar Amerika), hanya untuk menuntut ratusan organisasi sosial lainnya, yang menggunakan motto dengan kata ‘live’ atau ‘strong’. Hal ini dilakukan karena LiveStrong ingin mematenkan nama ini. Tindakan ini menuai kontroversi dan kekecewaan dari publik, karena seharusnya uang sebesar itu bisa digunakan untuk membantu banyak orang, bukannya untuk berkompetisi.
Dalam kehidupan kita, mungkin seringkali kita bersikap seperti itu. Kita sering merasa ‘paling benar’, semata-mata karena kita orang Kristen, atau karena kita mengerti firman Tuhan. Tetapi apakah benar yang terpenting adalah semata-mata karena kita beribadah, dan bukan karena hati kita? Dalam bacaan Alkitab kita hari ini, Yesus berkata, “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh daripada-Ku” (Mat. 15:8). Orang-orang Farisi dan para imam besar melakukan apa yang kelihatannya benar dan baik. Mereka merasa paling benar, padahal hati mereka jauh dari Tuhan. Mereka tidak tahu hal yang terpenting. Sudah saatnya kita sadar, bahwa sebagai anak Tuhan, kita tidak sekadar melakukan sesuatu karena itu baik saja, tetapi karena kita memiliki hati yang dekat dengan Tuhan dan ingin menyenangkan-Nya. Apakah yang menjadi motivasi kita selama ini dalam melayani Tuhan? Adakah kita rindu untuk selalu menyenangkan hati Tuhan dan melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya? (JE)

REFLEKSI DIRI

1. Pikirkan dan renungkanlah, apakah selama ini kita memiliki motivasi yang tulus dalam melakukan apa yang baik dan benar?
2. Apakah kita sungguh-sungguh dekat dengan Tuhan?

POKOK DOA

Ya Tuhan, selidikilah hatiku dan pikiranku. Tegurlah aku Tuhan apabila selama ini aku memiliki motivasi yang salah di dalam hidupku. Aku mohon ampunan-Mu dan jamahlah hatiku, Tuhan. Aku mau hidup menyenangkan hati-Mu. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Dekatkanlah diri Anda kepada Tuhan, agar Anda mengetahui apa yang menjadi kehendak Tuhan. Dan pastikan setiap perkataan dan perbuatan Anda senantiasa menyenangkan hati Tuhan.

HIKMAT HARI INI

Tidak semua yang kita anggap baik itu benar. Tidak semua yang kita anggap benar itu berkenan di hadapan Tuhan.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com