TIDAK PERNAH TERLALU SIBUK

Kamis,13 Juli 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI

Mazmur 34:1-22

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Matius 9:1-17; Kejadian 29-30

AYAT HAFALAN

Yeremia 29:12-13

RENUNGAN INSPIRASI

Maaf, bapak sedang sibuk. Pernahkah Anda mendengar ucapan tersebut? Ya, kalimat ini mungkin sering terdengar ketika Anda menghubungi sekretaris dari seorang pejabat atau orang yang cukup penting. Apakah memang mereka sedang sibuk atau hanya tidak ingin diganggu, kita sungguh tidak tahu. Tetapi tanpa kita sadari, kita pun mungkin pernah mengatakan hal yang sama. Ada kalanya di saat kita sedang lelah dan tidak ingin diganggu, kita pun mengeluarkan kata-kata seperti itu. Ada yang memang benar-benar sedang sibuk, ada pula yang hanya memakainya sebagai alasan. Tapi coba bayangkan apabila Tuhan berlaku sama seperti ini, apa jadinya kita? Untunglah Tuhan tidak seperti itu. Meski ada milyaran manusia di muka bumi ini, tidak satu pun yang luput dari pandangan mata-Nya dan Dia selalu mau ditemui saat ada orang yang mencari-Nya.

Di dalam Mazmur 34, Daud berkata, Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong;... Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakkannya. (ay Maz 34:16, Maz 34:18). Tuhan tidak berkata, Maaf, Saya sedang sibuk. Tolong buat janji terlebih dahulu, atau Maaf, Saya sedang ada hal yang lebih penting untuk dilakukan daripada sekedar mendengar keluh kesah Anda. Tuhan tidak demikian! Tuhan mendengar semua seruan doa kita. Tidak saja mendengar, tetapi Dia pun siap menyelamatkan dan melepaskan kita dari kesesakkan. Dia peduli terhadap penderitaan kita dan tidak pernah terlalu sibuk untuk menolong kita. Karena itu ingatlah, kapan pun Anda perlu untuk berbicara kepada Tuhan, Ia selalu siap untuk mendengarkan Anda. Apa yang membebani hidup Anda hari ini? Sudahkah Anda datang dan berseru kepada-Nya? Tangan Tuhan selalu terbuka menanti Anda. Dia tidak pernah terlalu sibuk untuk Anda.

REFLEKSI DIRI

  1. Apa janji Tuhan saat kita datang menghampiri-Nya dalam doa?
  2. Mengapa kita cenderung berdoa kepada Tuhan hanya saat dalam kesulitan?

POKOK DOA

Bapa di sorga, terima kasih karena Engkau selalu mendengarkan setiap seruan doaku. Aku rindu Tuhan, untuk memiliki kehidupan doa yang intim bersama-Mu. Roh Kudus, pimpin hidupku. Aku mau setia untuk menghampiri-Mu di dalam kesesakanku, terlebih lagi di dalam sukacitaku.

YANG HARUS DILAKUKAN

Bangunlah hubungan yang intim dengan Tuhan dalam doa setiap hari dan jadikan sebagai kebutuhan dan gaya hidup Anda.

©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com