Bayangkan Anda memiliki seorang asisten rumah tangga dan suatu hari Anda dan keluarga akan pergi berlibur. Anda berpesan kepada asisten rumah tangga untuk menjaga rumah. Setelah sekian lama Anda dan keluarga pergi berlibur, Anda kembali ke rumah dan mendapati bahwa rumah Anda masih tetap seperti kondisi saat Anda tinggalkan. Bagaimana reaksi Anda mendapati hal ini? Ingatlah bahwa asisten rumah tangga Anda begitu luar biasa menjaga rumah Anda sampai-sampai tidak ada satu barang pun yang berubah posisi dan kondisinya seperti saat Anda tinggalkan. Pakaian kotor dan peralatan makan kotor yang dulu Anda tinggalkan sama sekali tidak berubah, masih belum dicuci. Televisi atau pendingin ruangan yang masih menyala ketika Anda tinggalkan juga masih tetap pada kondisinya semula. Apakah Anda akan memberikan pujian kepada asisten rumah tangga Anda sebagai orang yang setia?
Ada sebagian orang yang berpikir bahwa kesetiaan hanyalah perkara keteguhan hati, menjaga sebuah kondisi agar tidak berubah dan tidak menyimpang dari yang seharusnya. Kata kesetiaan atau setia di dalam Alkitab dapat diterjemahkan trust worthy atau layak dipercaya. Melalui perumpamaan tentang talenta, Tuhan Yesus memberikan penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan kesetiaan, yang berkaitan erat dengan produktifitas. Bukan kesetiaan yang pasif dan tidak menghasilkan sesuatu. Mari kita semua belajar untuk setia dalam setiap perkara yang Tuhan percayakan kepada kita, sekecil apa pun itu. Apa pun yang Tuhan letakkan di dalam hidup kita, itu adalah tanggung jawab kita untuk mengembangkannya sehingga memberikan hasil 30, 60 dan 100 kali lipat bagi kemuliaan nama Tuhan.
Tuhan, terima kasih untuk semua talenta, potensi dan perkara-perkara yang Engkau letakkan di dalam kehidupanku. Aku mau belajar untuk setia dan bertanggung jawab, mengembangkan semua yang Engkau telah percayakan kepadaku. Berikanku kekuatan dan mampukanku untuk menjadi pribadi yang setia di hadapan-Mu.
Kembangkanlah setiap potensi yang ada dalam diri Anda. Gunakan itu untuk dapat menjadi berkat bagi orang lain.