THE COURTESY OF BOAZ

Senin,07 September 2026

BACAAN ALKITAB HARI INI

Rut 2:4-14

BACAAN ALKITAB SETAHUN

AYAT HAFALAN

Roma 12:10

RENUNGAN INSPIRASI

Sebuah studi yang dimuat dalam Korea Citation Index memaparkan bahwa orang lebih sering mengaitkan kesopanan dengan rasa hormat, kepedulian, kerendahan hati, dan cara memperlakukan orang lain. Itu artinya, kesopanan bukan sekadar soal etika, tetapi cerminan hati.
Kesopanan terlihat jelas dalam kehidupan Boas. Meskipun ia disebut sebagai seorang yang kaya dan terpandang, hal pertama yang Alkitab soroti adalah caranya berinteraksi dengan para pekerjanya. "TUHAN kiranya menyertai kamu", sapa Boas. Para pekerjanya pun menjawab, "TUHAN kiranya memberkati tuan!" (Rut 2:4). Boas diperkenalkan sebagai seorang yang menghormati Tuhan dan menghargai sesamanya. Ia menyapa para pekerjanya dengan berkat, ia bertanya pada mandornya dengan baik, dan ia memperlakukan Rut yang adalah orang asing dengan keramahan serta belas kasih. Boas tidak mengubah sikapnya berdasarkan kedudukan sosial seseorang. Boas memandang manusia, bukan status manusia. Kehidupan Boas menunjukkan bahwa kesopanan bukan sekadar tutur kata yang lembut, tetapi hati yang dipenuhi rasa hormat dan kepedulian kepada orang lain. Inilah yang dimaksud dengan "courtesy". Courtesy bukan hanya etiket, tetapi juga sikap sopan, hormat, dan kepedulian yang diwujudkan dalam cara kita memperlakukan orang lain. Untuk menjadi orang yang memiliki "courtesy", lihatlah Boas yang secara konsisten menempatkan Tuhan dalam relasinya. Boas berulang kali berbicara dengan kesadaran akan Tuhan (Rut 2:4; 2:12; 3:13). Boas juga menaati hukum Taurat. Ia tidak hanya mengizinkan Rut memungut jelai, ia juga menyuruh pekerjanya sengaja meninggalkan bulir untuk Rut, mengundangnya makan, dan memberi perlindungan. Semua ini melampaui apa yang diwajibkan Taurat. Boas menunjukkan bahwa kesopanan sejati bukan sekadar soal tutur kata, tetapi memperlakukan orang lain dengan hormat dan kemurahan hati. Karena itu, kesopanan bukan sekadar usaha memperbaiki perilaku, tetapi juga usaha untuk semakin dekat kepada Tuhan. Semakin kita mengenal kasih, kemurahan, dan kesabaran Kristus kepada kita, semakin kita mampu memperlakukan orang lain dengan sopan dan hormat, tanpa memandang status atau embel-embel tertentu. Hari ini, biarlah setiap sapaan, perkataan, dan tindakan kita menjadi kesempatan untuk mencerminkan karakter Kristus. Ingat, "courtesy" bukan sekadar tata krama, tetapi buah dari hati yang telah diubahkan oleh kasih Kristus. [LS]

REFLEKSI DIRI

1. Adakah orang yang selama ini Anda abaikan, remehkan, atau perlakukan kurang hormat karena Anda merasa mereka “tidak penting”? 2. Apakah kesopanan kita selama ini hanya terlihat dalam tutur kata, atau juga nyata dalam cara kita memperlakukan orang lain?

POKOK DOA

Bapa, terima kasih atas kasih dan kemurahan-Mu. Tolong aku untuk hidup dekat dengan-Mu, sehingga kesopanan, hormat, dan kepedulian kepada sesama mengalir secara alami dari hatiku. Jadikan hidupku saluran kasih-Mu bagi setiap orang yang kutemui. Dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Terus berusaha dekat kepada Tuhan dan biarkan kasih-Nya mengubah hati Anda. Ingat untuk selalu menempatkan Tuhan dalam relasi sehari-hari. Dengan begitu, kesopanan tidak lagi menjadi pencitraan di mulut saja, melainkan diwujudkan dalam karakter yang penuh hormat dan kepedulian.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com