Agustus 2018 / CHARCOAL IN FOOD

Belakangan ini sedang merebak trend makanan dan minuman yang dicampur dengan activated charcoal. Warna hitam pekat yang berasal dari arang aktif ini dapat dijumpai di beberapa produk makanan seperti roti, yogurt, pizza, es krim hingga ramen. Terkadang arang aktif ini bahkan menjadi bahan campuran dalam minuman seperti lemonade, jus dan latte. Lalu apa sebenarnya activated charcoal?

Activated charcoal berbahan dasar sama dengan arang yang biasa digunakan saat barbeque. Perbedaannya terdapat pada proses pembuatannya. Activated charcoal diproses melalui temperatur yang sangat tinggi sehingga mengalami perubahan pada struktur internalnya dan menjadi sangat berpori. Perubahan pori ini menyebabkan activated charcoal juga terkadang disebut porous charcoal.

Meskipun berbahan dasar sama dengan activated charcoal, arang yang digunakan untuk memasak tidak diaktifkan melalui suhu yang tinggi pada saat proses produksinya, sehingga arang biasa masih mengandung banyak zat-zat yang berbahaya bahkan beracun bagi tubuh manusia dan tidak aman untuk dikonsumsi.

Activated charcoal sudah sejak lama digunakan oleh praktisi kesehatan untuk mengobati asam lambung berlebih, beberapa kasus seperti keracunan makanan, dan overdosis obat-obatan. Arang aktif dipercaya memiliki kemampuan menyerap racun kimiawi dan mencegah penyebaran toxin ke seluruh tubuh. Namun arang aktif hanya bisa bekerja dengan efektif apabila toxin masih berada di saluran pencernaan dan belum terserap dan masuk ke aliran darah.

Karena dipandang mempunyai sifat detox inilah, lama kelamaan arang dipercayai dapat menyerap zat-zat beracun dalam tubuh oleh para penggiat gaya hidup sehat, dan untuk dikonsumsi secara rutin.  Inilah yang menyebabkan trend charcoal mulai merambah dunia kuliner. Tidak terbatas pada produk makanan dan minuman saja, bahan dasar charcoal juga dipakai secara luas dalam pembuatan produk perawatan tubuh seperti pasta gigi dan masker wajah. 

Sampai saat ini belum ada uji klinis yang membuktikan mengkonsumsi activated charcoal dapat membantu meningkatkan kesehatan seseorang. Masih banyak pertanyaan yang beredar seputar konsumi activated charcoal. Berapa dosis activated charcoal yang aman untuk dikonsumsi? Seberapa banyak activated charcoal yang perlu dikonsumsi untuk keperluan detox? Amankah arang aktif dikonsumsi layaknya suplemen harian? Apakah arang dapat menyerap secara selektif sehingga nutrisi baik bagi tubuh tidak ikut terserap?

Dosen nutrisi dan diet di King's College London, Sophie Medlin, berpendapat activated charcoal memiliki sifat detox dan dapat digunakan untuk keperluan medis, namun activated charcoal yang telah dicampur ke dalam makanan dan minuman belum tentu memenuhi standar penilaian medis dan dosisnya kemungkinan tidak cukup tepat untuk dapat dirasakan manfaat kesehatannya.
Ia menerangkan lebih lanjut bahwa activated charcoal bersifat non-selektif, sehingga menyerap segalanya termasuk vitamin, suplemen dan obat yang dikonsumsi. Sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat atau suplemen dan activated charcoal pada saat yang bersamaan. Jika memang keduanya harus dikonsumsi, sebaiknya diberi jeda waktu yang cukup jauh sehingga obat atau suplemen yang diminum sudah terserap dulu oleh darah, baru kemudian activated charcoal dikonsumsi.

Mencampur activated charcoal dengan jus buah dan makanan bernutrisi lainnya juga sangat tidak dianjurkan, karena nutrisi, mineral, antioksidan dan vitamin akan terserap oleh arang aktif ini sehingga tubuh tidak mendapatkan yang seharusnya didapatkan.

Terlepas dari alasan kesehatan dan segala sanggahannya, activated charcoal kerap digunakan sebagai pewarna makanan. Tampilan warna hitam pekat yang tidak biasa dari activated charcoal dalam produk makanan dan minuman menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta kuliner. Untuk segi rasa, makanan atau minuman yang dicampur dengan activated charcoal rata-rata tidak memiliki rasa unik yang signifikan terlepas dari visualnya yang eye catching. Apakah Anda tertarik untuk mengikuti trend charcoal ini? [EV]

©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com