Coba sebutkan, apa barang favoritmu saat ini? Apakah itu boneka kesayangan, mainan robot, konsol game, atau mungkin tablet yang sering kamu pakai? Memiliki barang favorit memang sangat menyenangkan, apalagi jika kita bisa memainkannya setiap hari. Namun, terkadang tanpa sadar kita bisa menjadi sangat sedih atau marah jika barang tersebut diambil. Kita bahkan bisa lupa waktu, lupa belajar, atau lupa berdoa karena terlalu asyik dengan hal-hal yang kita sukai. Barang-barang itu memang bagus, tetapi jika kita mulai menaruhnya lebih penting daripada Tuhan, maka barang tersebut telah menjadi "berhala" kecil di hati kita.
Dalam bacaan Alkitab hari ini, Yesus juga ditawari banyak hal yang kelihatan sangat menarik oleh iblis. Iblis memperlihatkan semua kerajaan di dunia dan kemegahannya kepada Yesus. Iblis berjanji akan memberikan semua kekuasaan itu asalkan Yesus mau sujud menyembahnya. Namun, Yesus dengan tegas menolak tawaran itu. Yesus tahu bahwa tidak ada satu pun di dunia ini yang lebih berharga daripada Tuhan. Yesus memilih untuk tetap setia dan menjawab bahwa manusia harus menyembah Tuhan saja dan hanya kepada Dialah kita harus berbakti. Melalui teladan Yesus, kita belajar bahwa kesenangan, mainan, atau hobi tidak boleh menggantikan posisi Tuhan di dalam hati kita. Tuhan Yesus ingin kita menikmati berkat-berkat-Nya, tetapi Ia tetap harus menjadi yang nomor satu. Saat kita mendahulukan Tuhan daripada keinginan kita sendiri, hati kita akan dipenuhi dengan sukacita yang jauh lebih besar daripada sekadar memiliki mainan baru. Mari kita belajar untuk selalu memberikan tempat terpenting bagi Tuhan dalam hidup kita setiap hari. [AZ]