Pernahkah kamu merasa sangat senang saat orang tuamu berkata, "Wah, Papa dan Mama bangga sekali padamu karena sudah membantu menjaga adik dengan baik"? Rasanya pasti sangat lega dan bahagia karena ketaatanmu membuat orang tua tersenyum. Sesuatu yang mirip dengan hal ini juga terjadi saat Yesus memberikan diri-Nya untuk dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan.
Dalam bacaan Alkitab hari ini, diceritakan bahwa sesaat setelah Yesus keluar dari air setelah dibaptis, langit tiba-tiba terbuka. Alkitab mencatat bahwa Roh Kudus turun dalam rupa burung merpati ke atas Yesus. Kemudian, terdengarlah suara dari surga yang berkata bahwa Yesus adalah Anak yang dikasihi-Nya dan Allah berkenan kepada-Nya. Kejadian ini menunjukkan bahwa ketaatan Yesus dalam melakukan perintah Allah Bapa membuahkan pengakuan dan kasih sayang yang dinyatakan secara nyata. Pelajaran penting bagi kita adalah ketaatan mendatangkan sukacita bagi Tuhan. Saat kita memilih untuk mendengarkan bimbingan Tuhan dalam hal-hal sederhana—seperti berkata jujur meskipun takut, atau tetap rukun saat bermain—Tuhan sedang memandang kita dengan rasa bangga sebagai anak-anak kesayangan-Nya. Kita tidak perlu merasa sendirian saat berusaha taat, karena Roh Kudus setia mendampingi dan memberikan kedamaian di hati kita. Mari kita belajar untuk selalu peka mendengarkan suara Tuhan dan melakukannya dengan hati yang tulus. [AG]