Hari ini kelas Lian akan menjalankan ujian biologi. Sayangnya, Lian tidak ingat bahwa hari ini akan ada ujian. Lian berfikir bagaimana cara untuk memudahkannya dalam ujian. Akhirnya Lian berencana untuk membuat kertas contekan. Ketika ujian tiba, Lian tidak dapat menyelesaikan ujian karena guru menemukan kertas contekannya.
Yakub dan ibunya melakukan berbagai cara untuk mengambil berkat Esau, kakaknya. Mereka membuat makanan yang enak dari anak kambing yang mereka miliki, memakai pakaian milik Esau, membalut leher dan tangan Yakub dari kulit anak kambing. Hingga akhirnya Yakub membawa makanan tersebut ke Ishak, ayahnya dan dia mendapat berkat. Saat Esau tahu akan perbuatan Yakub yang mengambil berkat yang seharusnya milik dia, ia sangat marah dan berencana untuk mencelakainya. Keinginan akan berkat milik kakaknya, membuat Yakub terjerat dalam masalah dengan Esau. Hingga akhirnya Yakub harus pergi meninggalkan rumah.
Cara kita yang berusaha mendapatkan apa yang kita mau, terkadang tidak sesuai dengan cara kerja Tuhan. Kita sering memilih untuk melakukan apa yang menurut kita baik untuk mendapatkan apa yang kita mau. Padahal Tuhan sudah membuat rencana yang jauh lebih baik untuk diri kita, namun kita mengabaikannya. Dari kesalahan yang dilakukan oleh Yakub dan Lian, kita belajar untuk menyerahkan rencana kita kepada Tuhan. Belajar bersabar dan setia dengan rencana yang Tuhan mau berikan kepada kita. Bukan mengikuti keinginan diri sendiri tapi, mengikuti arahan Tuhan. Sehingga hasil yang kita dapatkan adalah murni dari Tuhan bukan dari usaha kita sendiri. [NAW]