MELAYANI BUKAN UNTUK KEPENTINGAN SENDIRI

Senin,24 Mei 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

Yeremia 45:1-5

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Yeremia 45:5a

RENUNGAN INSPIRASI

Apa motivasi kita dalam melayani? Bacaan Alkitab hari ini menceritakan pelayanan Barukh. Barukh melayani cukup lama sebagai juru tulis Yeremia. Ia menuliskan pesan-pesan Tuhan kepada umat-Nya, yang akan mengalami pembuangan. Berbagai pesan yang berisi pergumulan, penghukuman berupa malapetaka dan kehancuran yang akan dialami umat-Nya, membuat Barukh merasa lelah dan frustrasi. Hal ini tentu tak akan mendatangkan keamanan dan keuntungan baginya. Kehancuran itu bisa mengambil hal-hal besar yang ia inginkan bagi dirinya. Namun mengenai hal ini Tuhan dengan tegas menegurnya, "Masakan engkau mencari hal-hal yang besar bagimu sendiri? Janganlah mencarinya!" Tuhan tak ingin Barukh kehilangan sukacita dan makna sebenarnya di dalam melayani.
Esensi pelayanan yang sesungguhnya adalah seperti apa yang dihidupi oleh Paulus, "Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku," yang dalam bahasa Inggris disebutkan, "For God whom I serve in my spirit" (Roma 1:9a). Lebih jelasnya Yesus menyampaikan bahwa melayani sebagai tindakan yang selayaknya kita perbuat. Pesan Yesus bahwa apabila kita telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepada kita, hendaklah kita berkata bahwa kita ini adalah hamba-hamba yang tidak berguna, yang hanya melakukan apa yang harus dilakukan (Lukas 17:10). Dari sini kita mendapati bahwa tak ada dasar untuk bermegah bahkan mencari kepentingan diri sendiri di dalam melayani. Ketika dalam melayani terbersit pemikiran untuk mencari kepentingan bagi diri sendiri, atau mungkin kita juga memperhitungkan pengorbanan yang telah kita perbuat, maka sesungguhnya kita salah. Hal itu hanya akan mendatangkan frustrasi dan penderitaan, sehingga kita kehilangan sukacita di dalam melayani. Hendaklah fokus pelayanan kita kepada Tuhan dan tujuan-Nya, bukan kepada diri sendiri yang tentu hanya akan mengecewakan kita. [RS]

REFLEKSI DIRI

1. Apakah dalam melayani, Anda pernah merasa bahwa pengorbanan Anda begitu besar, sehingga merasa lelah?
2. Bagaimanakah seharusnya motivasi yang benar di dalam melayani?

POKOK DOA

Bapa, hari ini aku belajar bahwa ketika telah melayani, itu hanya melakukan apa yang seharusnya kulakukan, sebagai orang yang telah Engkau tebus. Mampukan aku untuk melayani dengan segenap hatiku. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Jadikanlah Tuhan sebagai fokus pelayanan kita. Melayanilah dengan segenap hati tanpa memikirkan keuntungan pribadi dan pengorbanan yang telah kita lakukan.

HIKMAT HARI INI

“Bersedia dilupakan. Mengapa kita harus mengeluh jika tidak ada hak.” – John Piper
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com