SAAT DI LEMBAH KEPUTUSASAAN

Kamis,29 April 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

2 Korintus 4:6-15

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

2 Korintus 4:8

RENUNGAN INSPIRASI

Dalam salah satu bukunya, Charles Stanley mengisahkan bagaimana ia berada pada satu lembah keputusasaan. Lalu ia pun berdoa untuk memohon pertolongan kepada Tuhan. Keputusan itu membawanya kepada satu sikap yang benar. Ia mengatakan, "Jika saya tetap fokus pada Tuhan, saya akan memperoleh pertolongan, kekuatan, dan kemampuan, untuk melewatinya, sekalipun dunia sekeliling saya nampaknya akan runtuh." Ia tahu bahwa dengan berfokus kepada Tuhan, ia mampu menghadapi persoalannya.

Ada saja peristiwa dalam kehidupan yang memancing rasa putus asa. Putus asa bisa terjadi ketika hidup diperhadapkan dengan kekacauan, di mana kita tidak dapat mengendalikannya dan kita tidak mampu mengangkat diri kita keluar dari peristiwa itu. Pada kondisi seperti inilah, kita menjadi sulit untuk berpikir jernih, tidak tahu apa yang perlu dilakukan. Mungkin saja kita berkata, "Aku lelah dengan semua ini, sampai kapan ini berakhir, mengapa harus aku, apakah Tuhan tidak mengerti semua ini, apa gunanya lagi semua ini." Keadaan demikian adalah manusiawi. Rasul Paulus sendiri pun pernah mengalaminya (2 Korintus 1:8). Kendati demikian, ia tidak mau semangat hidupnya hilang, itulah sebabnya dia memutuskan untuk tidak tenggelam dalam keputusasaan. Dalam suratnya dia berkata, "Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa." John Newton juga mengingatkan kita, "Allah melihat sebuah jalan keluar ketika kita tidak melihatnya, tidak ada yang terlalu sulit bagi-Nya, Ia menuntut kebergantungan kita, dan mengundang kita untuk berseru kepada-Nya pada hari kesesakan, dan akan memberi janji kelepasan." Kita tahu bahwa dasar kekuatan dan pengharapan kita hanya ada di dalam Tuhan. Dalam lembah keputusasaan dan segala kesesakan, datang dan berserulah kepada-Nya, dan Ia akan menjawab (Mazmur 18:6). [RS]

REFLEKSI DIRI

1. Ketika diperhadapkan dengan keputusasaan, apa yang seharusnya kita lakukan?
2. Mengapa kita harus berseru memohon pertolongan kepada Tuhan?

POKOK DOA

Ya Tuhan Yesus, Engkaulah yang sanggup meneguhkanku ketika hidupku diperhadapkan dalam lembah keputusasaan, maka dalam kesesakanku, jiwaku berseru dan berserah hanya kepada-Mu. Tolonglah aku Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Ketika diperhadapkan dengan keputusasaan, berserulah kepada Tuhan dan yakini setiap janji firman-Nya.

HIKMAT HARI INI

“Jangan putus asa mengarungi beratnya tantangan hidup ini. Anda tidak boleh berhenti berusaha dan berharap akan pertolongan Tuhan.” – Benjamin Franklin
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com