DEVIL’S REASONING

Selasa,13 April 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

Lukas 4:1-13

BACAAN NDC BIBLE STUDY

AYAT HAFALAN

Lukas 4:4

RENUNGAN INSPIRASI

Sejak pertama kali manusia jatuh ke dalam dosa, Iblis selalu menjatuhkan seseorang dengan beberapa strategi yang sama, salah satunya dengan mengelabui pikiran. Pikiran seseorang adalah zona yang rentan diserang, karena di sanalah kita membuat rencana, berimajinasi, dan bergumul. Ketika kita mendengar perkataan seseorang, pikiran kita langsung mencerna, menganalisa, bahkan melakukan argumen terhadap apa yang kita dengar. Oleh karena itu, penting bagi setiap kita untuk menjaga hal-hal yang masuk ke dalam pikiran.
Setiap hari, kita menghadapi berbagai macam godaan yang berbeda. Ada yang tergoda untuk marah, merencanakan yang jahat, korupsi dalam pekerjaan, berkata kasar, dan masih banyak lagi. Iblis tahu benar kelemahan kita. Pikiran menjadi titik dimana kita mudah jatuh dalam dosa. Tak terkecuali, Yesus pun pernah dicobai Iblis ketika berada di padang gurun. Dalam Lukas 4:3, Iblis berkata, "Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti." Taktik yang dilakukan Iblis disebut reasoning, yaitu sebuah cara untuk mengarahkan seseorang berpikir dengan logika dan nalar. Apa yang dikatakan Iblis memang sebuah fakta bahwa Yesus adalah Anak Allah, dan Ia pasti bisa membuat batu itu menjadi roti. Namun Yesus tahu tujuan Iblis dan melawannya dengan firman Allah. Seringkali kita juga mengalami hal yang sama. Pikiran kita dikelabui dan merasa dosa itu menjadi wajar untuk dilakukan karena sebuah reasoning. Pada akhirnya kita mencari pembenaran dalam pikiran kita untuk melakukan dosa. Belajarlah dari Yesus yang tidak mencari pembenaran melalui logika, melainkan dengan firman Tuhan. Kita harus selalu ingat bahwa Iblis adalah penipu dan bapak dari semua penipu (Yohanes 8:44). Kita sadar godaan yang kita hadapi begitu berat dan tidak mudah dihindari, ditambah lagi ketika orang sekeliling kita mengisi pikiran kita dengan perkataan-perkataan negatif. Kita harus yakin terlebih dahulu bahwa bersama Tuhan dan firman-Nya yang berkuasa, kita sanggup mengatasi berbagai cobaan dan godaan. Hanya dengan cara mengisi pikiran kita dengan firman Tuhan kita dapat mengalahkan cobaan dan memiliki hidup yang berkemenangan di dalam Tuhan. Baca dan hafalkan firman Tuhan. Ketika Iblis menyerang kita, perkatakanlah firman Tuhan. [KH]

REFLEKSI DIRI

1. Di mana dan kapan Anda seringkali jatuh ke dalam pencobaan?
2. Apa yang selama ini Anda lakukan untuk bisa kuat menghadapi pencobaan? Cara apa yang efektif bagi Anda?

POKOK DOA

Bapa, aku tahu bahwa aku adalah manusia yang rentan jatuh ke dalam dosa. Aku butuh kekuatan daripada-Mu untuk dapat melewati segala godaan yang ada di sekelilingku. Kiranya firman-Mu yang menjadi pelita dan terang bagi jalanku, sehingga hidupku dapat menang dari segala pencobaan yang ada. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Belajar untuk melawan godaan bukan dengan logika, tapi dengan firman Tuhan. Sekalipun mungkin dosa tersebut terasa "wajar" dilakukan, namun Tuhan mau agar kita hidup kudus. Penuhi diri Anda dengan membaca, menghafal dan merenungkan firman untuk memiliki senjata dalam melawan pencobaan.

HIKMAT HARI INI

“Every moment of resistance of temptation is a victory.” – Fredirick William Faber
Ketika Anda memiliki daya tahan terhadap godaan, itulah kemenangan.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com